Memperingati 40 Hari Meninggalnya Didi Kempot, Ini Yang Dilakukan Keluarga Dan Sobat Ambyar

40

NGAWI (LensaMagetan.com)- 40 hari sudah meninggalnya sang maestro campursari Didi Kempot.
Untuk memperingati ke- 40 hari itu, rencananya keluarga almarhum di Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, akan menggelar pengajian dan tahlilan secara sederhana besok, Jumat (12/06).

Eni Swinawati yang merupakan anak angkat Didi Kempot mengatakan, rencananya Jumat pagi sampai sore besok keluarganya akan menggelar khataman alquran yang diteruskan zikir dan tahlilan habis sholat isya.

“Keluarga rencananya akan mengadakan khataman alquran dari pagi hingga sore hari yang akan dilanjutkan dengan acara tahlilan pada malam harinya,” ujar Eni Swinawati, Kamis (11/6).

Eni mengungkapkan, tidak hanya keluarganya saja yang akan memperingati ke- 40 hari meninggalnya sang maestro, namun rencananya, para sobat ambyar juga akan ikut memperingati meninggalnya sang idola pada hari Sabtu (13/6) mendatang.

“Karena kondisinya masih dalam suasana Covid-19 yang hadir ini sementara hanya kerabat dekat dan tetangga. Yang mengikuti acara tahlilan juga harus pakai masker. Kemudian untuk sobat ambyar infonya hari Sabtu,” terangnya.

Sementara itu, untuk mempermudah sobat ambyar melakukan ziarah ke makam Didi Kempot, ditempat yang berbeda Kepala Desa (Kades) Majasem Nur Muhammadi mengatakan pihak desa saat ini mulai melakukan pelebaran jalan makam dan akan membangun tempat singgah bagi para peziarah.

“Agar para peziarah bisa istirahat. Rancananya nanti juga akan kita bangun mushola,” tuturnya.

Disisi lain, menjelang memperingati 40 hari meninggalnya almarhum suaminya, istri Didi Kempot Saputri justru sedang jatuh sakit dan banyak istirahat sehingga tidak bisa memberi keterangan kepada awak media yang datang ke rumahnya. (ton)