Lestarikan Budaya Luhur, Pemdes Milangasri Gelar Ritual Bersih Desa

22

LENSA MAGETAN- Melestarikan adat istiadat dan budaya luhur di Bulan Muharam atau Suro, Pemerintah Desa (Pemdes) Milangasri menggelar bersih desa, Senin (31/8).

Ritual berawal dari kediaman Kepala Desa. Perangkat desa beserta warga menuju 6 tempat sakral atau petilasan leluhur yang dipercaya sebagai cikal bakal Desa Milangasri. Kemudian menggelar selamatan dan doa bersama kepada Tuhan yang maha esa.

“Ini adalah ritual bersih desa yang dilakukan oleh pemerintah Desa Milangasri. Awalnya kemarin malam kita gelar doa bersama di Kantor Desa dan hari kita gelar ziarah leluhur di 6 tempat,” kata Anggit Ardianto Kepala Desa Mimangasri, Senin (31/8).

Kades Milangasri Anggit Ardianto, panjatkan doa untuk para leluhur Desa Milangasri.

Anggit menjelaskan, karena pada tahun ini Kabupaten Magetan bahkan dunia sedang dilanda Pandemi Covid-19, dirinya mengaku menggelar bersih desa secara sederhana berbeda pada tahun lalu yang selalu ada pegelaran wayang kulit semalam suntuk.

“Karena ini masih dalam suasana pademi Covid-19 kita gelar bersih desa secara sederhana saja, namun tidak mengurangi niat kita untuk tetap menghormati para leluhur Desa Milangasri dan nguri -nguri adat dan budaya, “ujarnya.

Anggit berharap, dengan selalu menggelar adat bersih desa tersebut setiap tahunya, Desa Milangasri selalu diberikan sesuatu yang terbaik oleh Tuhan yang maha esa.

“Harapan kami dengan diadakan bersih desa ini hal-hal yang tidak baik di Desa Milangasri segera hilang, lalu masyarakatnya selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan serta rejeki yang barokah, “tutupnya. (ton)