Kembangkan KRM, DTPHPKP Launching 26 Lapak Sugar Berry

468

LENSA MAGETAN– Untuk terus memberikan kepuasan kepada pengunjung atau wisatawan, Agrowisata Kebun Refugia Magetan (KRM) terus berbenah. Disamping menawarkan keindahan bermacam-macam bunga di dalamnya, KRM juga melaunching lapak pedagang makan minum (Mamin) yang diberi nama Sugar Berry, salah satu nama bunga andalan di Kebun Refugia Magetan.

“Kita namakan lapak Sugar Berry, karena bunga ini salah satu yang ada di KRM, warnanya ungu menarik, dan warna ungu ini adalah satu warna di logo Kebun Refugia Magetan,”kata Uswatul Chasanah Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan ( DTPHPKP) Kabupaten Magetan, Selasa (22/12).

Dilaunching secara langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto yang tandai dengan pemotongan tumpeng, puluhan pedagang yang sebagian besar adalah warga sekitar Kecamatan Plaosan itu akan mulai berdagang besuk, Rabu (23/12).

Lapak Sugar Berry di Kebun Refugia Magetan.(Anton/Lensa Magetan)

“Jumlah lapaknya ada 26, besuk akan mulai buka sesuai jam buka di Kebun Refugia. Nanti kalau lampu-lampu sudah terpasang bisa buka sampai malam,” ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama selesai melaunching dibukanya puluhan lapak tersebut Bupati Magetan Suprawoto mengungkapkan, akan terus melanjutkan pembangunan di Kebun Refugia tersebut untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Pembangunan Kebun Refugia ini adalah rangkaian, nanti disini akan ada Masjid tapi kita buat yang kuno seperti Masjid Demak itu. Kemudian ada smart farm dan juga gedung pusat literasi yang berada ditengah,” terangnya.
Untuk terus mendukung pembangunan dan perkembangan Kebun Refugia itu, Bupati berpesan kepada semua pengelola dan pedagang di KRM agar bersama-sama menjaga kerapian dan kebersihan.

“Untuk para pedagang ojo ngentol (jangan menaikan harga tinggi), mari bersama-sama kita jaga kerapian dan kebersihan karena itulah yang kita jual,”tutupnya.(ton/niel)