Rusak Diterjang Banjir, Proyek Pemeliharaan Jalan Selotinatah – Pendem Dibangun Kembali

254

LENSA MAGETAN- Rusak tergerus air sungai, proyek pemeliharaan jalan Selotinatah- Pendem (Talut Dukuh Kreneng Desa Pendem) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan tepatnya di Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo dibangun kembali, Selasa (5/1)

Meski sudah Pemeriksaan Pertama (P1), namun karena bangunan rusak, pihak kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas kembali membangun proyek tersebut.

“Saat saya mendengar kabar bahwa bangunan roboh saya langsung koordinasi dengan Rekanan, PPK dan PPTK. Meskipun ini bencana tapi kita tetap bertanggungjawab untuk membangun kembali,”kata Samsul Konsultan Pengawas proyek, Selasa (5/1).

Samsul menjelaskan, karena kondisi medan yang kurang memungkinkan, setelah diadakannya koordinasi dengan semua pihak akan dilakukan perubahan desain bangunan agar semakin kuat dan tidak mudah longsor tergerus air sungai.

“Karena kondisi, kita koordinasi dengan dinas untuk merubah desain gambar, nanti bangunannya akan kita buat dua trap. Untuk trap bawah untuk menahan banjir, untuk trap atas untuk menahan jalan,” ujarnya.

Meski longsor itu tidak mengganggu jalan, tapi Samsul berharap, pembagunan proyek tersebut segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik.

” Yang jelas pembagunan sudah kita mulai, semoga segera selesai,” imbuhnya.

Sebagai informasi, proyek pemeliharaan jalan yang rusak tersebut adalah proyek tahun 2020 DPUPR Kabupaten Magetan dengan anggaran Rp 188.947.000. Yang dikerjakan oleh Kontraktor pelaksana CV. Tunas Indah dan Pengawas CV. Jaya Konsultan dengan pengerjaan selama 27 hari kalender.(ton)