Rusaknya Jalan Turi-Sidowayah, Ini Kata DPUPR Kabupaten Magetan

698

LENSA MAGETAN- Rusaknya jalan Turi-Sidowayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan yang ramai di beritakan media masa, padahal baru sekitar dua bulan selesai di kerjakan, mendapat penjelasan dari DPUPR Kabupaten Magetan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Kabupaten Magetan, Didiek Budiman menerangkan, bahwa proyek Jalan Turi-Sidowayah tersebut memang benar baru selesai dikerjakan pada bulan Desember 2020 lalu.

Rusaknya jalan menurut Didiek, dikarenakan ada beberapa faktor. Salah satunya disebabkan faktor cuaca dan juga kendaraan yang sarat muatan mulai intens lewat di jalan penghubung dua desa itu.

“Penyebab rusaknya jalan ada beberapa faktor, yang pertama adalah cuaca, kedua ketika jalan halus kendaran yang bermuatan berat seperti angkutan hasil panen dan pupuk mulai lewat. Kemudian yang ketiga jalan itu adalah jalan baru, yang baru di masukan SK terkait dengan penangananya,” kata Didiek Budiman Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Magetan, Selasa (16/2).

Kondisi Jalan Turi-Sidowayah Kecamatan Panekan Yang Sangat Memprihatinkan.(Anton/Lensa Magetan)

Didiek megungkapkan, karena proyek tersebut masih dalam tahap pemeliharaan, saat ini DPUPR sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam proyek itu agar segera diperbaiki.

“Proyek jalan Turi-Sidowayah ini masih dalam tahap pemeliharaan selama satu tahun, jadi akan segera diperbaiki oleh kontraktornya,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, baru sekitar dua bulan selesai dikerjakan, proyek rehabilitasi jalan Turi-Sidowayah sudah tampak rusak parah. Tidak hanya beberapa titik aspal yang terlihat mengelupas, tapi ada juga beberapa bagian jalan yang rusak total.

Proyek aspal sepanjang 1,9 Kilometer tersebut digarap oleh CV Cakra Wangsa Bangun Persada, dengan Konsultan Pengawas CV Hasta Guna dengan menyedot anggaran Rp 196.630.000 (Seratus Sembilan Puluh Enam Juta Enam Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) dengan lama pekerjaan 35 hari kalender. (ton)