Menpan-RB dan Gubernur Jatim Launching Mal Pelayanan Publik Magetan

155

LENSA MAGETAN- Permudah berbagai layanan publik untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar grand Launching Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Magetan, Senin (5/4).

Bertempat di lantai dua Pasar Baru Kabupaten Magetan, Mal Pelayanan Publik (MPP) di launching secara langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa dan juga Bupati Magetan Suprawoto.

“Kami apresiasi Bapak Bupati karena telah melakukan berbagai terobosan-terobosan seperti ini, meski PAD nya kecil tapi tetap bisa berinovasi menggandeng beberapa pihak untuk mempermudah memberikan pelayanan pada masyarakat,” kata Tjahjo Kumolo Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB),Senin (5/4).

Menpan menjelaskan, kecepatan pelayanan publik untuk masyarakat dan juga penyempurnaan struktur Pemerintah, konsolidasi sumber daya manusia sehingga anggaran menjadi efisien adalah hal-hal yang diinginkan Presiden Joko Widodo.

“Ini juga dalam kontek reformasi birokrasi, karena keberanian bapak Bupati Magetan untuk memberikan pelayanan yang cepat untuk masyarakat. Tidak perlu nunggu gedung baru, kalau nunggu ya gak jadi-jadi,” ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Magetan Suprawoto mengungkapkan, dibuatnya Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Magetan itu berawal saat didengarnya keluhan pedagang Pasar Baru mengenai sepinya penjualan. Dengan dibuatnya MPP, Bupati bermimpi ratusan masyarakat yang setiap hari datang ke MPP bisa meningkatkan perekonomian di Kabupaten Magetan dengan membeli berbagai kebutuhan di kios-kios para pedagang di Pasar Baru.

” Kita bangun MPP ini agar perekonomian pedagang ikut terangkat, karena sebelum adanya MPP ini jumlah pengunjung pasar hanya sekitar puluhan, tapi setelah adanya MPP setiap harinya pengunjung bisa 400 sampai 500 orang,” terangnya.

Bupati berharap, layanan di MPP Kabupaten Magetan bisa terus meningkat, sehingga semua layanan publik masyarakat Disa dilayani di Mal Pelayanan Publik, baik dari pelayanan pemerintah pusat, daerah, kepolisian, hingga Badan Usaha Milik Negara dan Daerah atau BUMN.

“Dulu baru sekitar 22 instansi dengan 157 layanan, sekarang sudah 273 layanan dengan jumlah instansi sebanyak 28 semoga terus semakin bertambah sehingga masyarakat bisa mengurus apapun di MPP,” pungkasnya.(niel/ton)