Merasa Dicurangi, Puluhan Peserta Ujian Perades Bedagung Lurug Kantor Desa

6568

LENSA MAGETAN- Menduga ada kecurangan dalam proses ujian tulis pengisian perangkat desa (Perades) Bedagung Kecamatan Panekan, puluhan peserta ujian perangkat desa melurug kantor desa setempat, Rabu (7/4).

Puluhan peserta tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Bedagung, Kecamatan Panekan Barno. Para peserta itu menuntut nilai mereka yang sebenarnya, karena menurutnya banyak terjadi manipulasi nilai pada semua peserta tes, termasuk pada perangkat desa yang jadi.

“Kami menuntut hak nilai kami yang benar, jangan dikurangi. Kemudian kami minta transparansi dan oknum yang melakukan ini mendapat sanksi, ” kata Titis Windiyati Ekayana, salah satu peserta tes ujian perangkat desa Bedagung, Rabu (7/4).

Titis menjelaskan, dugaan manipulasi nilai itu didapatkan saat para peserta tidak percaya pada hasil ujian dari panitia dan melakukan koreksi ulang pada jawaban peserta disaksikan oleh pihak Kecamatan Panekan.

Dari koreksi itu, mereka menemukan bukti-bukti yang jelas tentang adannya dugaan kecurangan panitia, mengenai hasil koreksi jawaban yang salah dibenarkan dan benar disalahkan oleh oknum dan sudah mereka abadikan di handphone.

Puluhan Peserta Ujian Perangkat Desa Sampaikan Tuntutannya Kepada Kepala Desa.(Lensa Magetan)

“Kemarin kita lakukan sampel koreksi ulang bersama-sama, ternyata kunci jawaban panitia banyak yang salah. Dan jawaban kita yang benar banyak yang dikurangi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bedagung Barno saat dikonfirmasi Lensamagetan.com tidak mau banyak bicara dan mengaku menyerahkan semua tuntutan para peserta pada pihak kecamatan atau organisasi perangkat daerah yang berada diatasnya.

“Semua kita serahkan pada pihak kecamatan saja mas,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Desa Bedagung, Kecamatan Panekan menggelar ujian tulis pengisian perangkat desa yakni Sekretaris Desa dan juga Kasi Pelayanan, Senin (5/4). Ujian itu dilakukan secara manual yang diikuti sebanyak 17 peserta.(ton)