Kabar Adanya Tiket P3-TGAI, Jadi Atensi Khusus BBWS Bengawan Solo

408

LENSA MAGETAN – Isu adanya sejumlah oknum yang diduga mengatasnamakan orang dari pusat dan berencana memotong anggaran atau tiket Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2021 di Kabupaten Magetan, menjadi atensi khusus dari tim Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air III Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Kamis (22/4).

Konsultan Manajemen Balai (KMB) Operasi dan Pemeliharaan SDA III, Sution menegaskan, anggaran yang berasal dari pusat tersebut adalah murni bantuan untuk para Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) dan tidak dibenarkan adanya potongan dari pihak manapun.

“Sudah saya jelaskan disejumlah forum di sosialisasi balai, bahwa bantuan itu untuk Hippa yang diwujudkan bangunan fisik, dan tidak ada potongan sedikitpun dari kantor Balai Bengawan Solo,” ujarnya.

Sution menjelaskan, bila ditemukan adanya pemotongan dan mengganggu proses pembangunan fisik P3-TGAI, pihaknya justru akan memberikan sanksi tegas pada Hippa sesuai dengan tingkat kesalahannya.

” Monggo dilaporkan bisa, semisal ditemukan. Kalau tidak sesuai Pedum dan petunjuk tehnis pihak balai akan memberikan teguran atau sanksi sesuai dengan kapasitas kesalahannya,” terang Sution.

Sebagai informasi, pada tahun 2021 ini Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menggelontorkan total anggaran miliaran rupiah untuk 27 desa di Kabupaten Magetan melalui Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa).

Dimana, salah satu tujuannya adalah untuk pemulihan ekonomi nasional masyarakat melalui program padat karya tunai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). (ton)