Gegara Pohon Petai, Kades Lembeyan Wetan Digugat Warganya

3320

MAGETAN – Dusun Tegalrejo, Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mendadak ramai, pasalnya di dusun tersebut sedang dilaksanakan sidang Pemeriksaan Setempat (PS) oleh Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (19/5).

Sidang pemeriksaan tersebut merupakan rangkaian perjalanan proses hukum dari gugatan 3 orang warga Lembeyan Wetan mengenai perbuatan Kepala Desa (Kades) Lembeyan Wetan. Atas penanaman pohon petai di pekarangan warga yang dilakukan oleh pihak desa tanpa ijin dan adanya kejelasan dari tujuan penanaman pohon tersebut.

“Intinya Pemeriksaan Setempat (PS) yang dilakukan atas perintah Majelis Hakim untuk melihat secara faktual atau fisik obyek perkara,” kata Muhammad Widodo SH, kuasa hukum warga yang menggugat dari lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya Jaya, Rabu (19/5).

Widodo menyampaikan, dalam Pemeriksaan Setempat, Majelis Hakim Pengadilan Negeri secara langsung melihat bukti pohon petai yang di tanam oleh pihak desa pada tanah yang sudah ditempati warga secara turun temurun sejak zaman sebelum kemerdekaan.

“Dalam PS tadi Penggugat telah menunjukkan tanaman petai yang di tanam oleh tergugat di tanah yang telah dikuasai lebih dahulu oleh para Penggugat, ” jelasnya.

Sementara itu, disisi lain Kepala Desa (Kades) Lembeyan Wetan masih belum bisa di konfirmasi terkait agenda Pemeriksaan Setempat oleh Pengadilan Negeri Magetan itu. Karena, saat dimintai konfirmasi dan ditunggu sekitar 30 menit oleh awak media, Kades belum juga keluar untuk memberikan konfirmasi terkait permasalahan itu.(ton)