Polemik Pembangunan Jalan Desa Klagen Gambiran Mulai Muncul Nama Oknum

510

MAGETAN – Polemik mengenai molornya realisasi proyek pembangunan jalan di Desa Klagen Gambiran, Kecamatan Maospati tahun 2020 yang sempat viral diberbagai media di Kabupaten Magetan terus melebar.

Seakan tersudut dengan berbagai pemberitaan, Pemerintah Desa Klagen Gambiran akhirnya membuka suara mengenai permasalahan sebenarnya terkait molornya pembangunan jalan yang seharusnya dikerjakan pada tahun 2020 dan baru bisa terealisasi pada April 2021.

Dari permasalahan itu, akhirnya muncul salah satu nama oknum perangkat desa yang menjadi Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA) Pembangunan, yang diduga menjadi pemicu molornya pembangunan jalan itu.

“Anggaran sudah dicairkan oleh PKA Pembangunan, tapi proyek tak kunjung dikerjakan dengan berbagai alasan hingga memasuki tahun 2021,” kata Diva Prafita Sari Sekretaris Desa Klagen Gambiran, Rabu (26/5).

Diva menjelaskan, seiring berjalanya waktu di tahun 2020, dirinya dan Kepala Desa sudah berulang kali menanyakan dan menekan PKA Pembangunan itu untuk secepatnya melakukan realisasi proyek. Akan tetapi masih saja tak kunjung dikerjakan karena alasan-alasan teknis.

“Kita berulang kali menanyakan, bahkan karena sudah memasuki awal tahun 2021 kita panggil keluarganya agar semua tahu mengenai permasalahan ini, tapi lagi-lagi kita disuruh menunggu lagi karena masih menjual aset. Hingga akhirnya bisa realisasi pada April 2021,” ujarnya.

Sementara itu, disisi lain Kepala Desa Klagen Gambiran Fitri Mujiwartono, membenarkan apa yang dikatakan Sekdesnya terkait permasalah proyek itu. Buntut alotnya permasalahan itu dirinya sampai memberikan surat teguran baik secara lisan maupun tertulis pada PKA Pembangunan itu.

“Saya sudah memberikan surat teguran lisan 1 dan 2 ,kemudian surat teguran tertulis 1 dan 2 yang kita kirim langsung pada bapak Bupati Magetan dengan tembusan Inspektorat dan DPMD,” jelasnya.

Fitri mengungkapkan, semua permasalahan di Desa Klagen Gambiran sudah dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat dan PMD. Bahkan bersamaan itu pula bertepatan dengan adanya pemeriksaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

“Kita sudah diperiksa oleh inspektorat dan DPMD, malahan bersamaan kemarin juga ada pemeriksaan dari BPKP,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, molornya proyek pembangunan Jalan Desa Klagen Gambiran di tahun 2020 dan baru direalisasikan pada bulan April 2021 menjadi konsumsi publik baik di media cetak maupun di media online di Kabupaten Magetan.

Jalan itu berlokasi di Jl. Agung, RT 09, RW 02, Desa Klagen Gambiran yang dianggarkan dari Alokasi Dana Desa (ADD) pada Tahun 2020 sebesar Rp 105 juta rupiah.(ton)