Terperosok Jurang 30 Meter, Seorang Santri Ditemukan Meninggal Dunia

324

MAGETAN – Warga Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan sontak geger ketika ditemukannya Muhammad Fatir Alfarisi (17) warga Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan yang sudah dalam keadaan meninggal dunia di dasar jurang sungai setempat, Minggu (06/06).

Korban adalah seorang santri yang baru sekitar satu tahun belajar ilmu agama di Kabupaten Magetan. Pencarian korban sudah mulai dilakukan pada malam hari oleh santri lain dan diketemukan pada pagi harinya.

Saat ditemukan, terdapat luka di kepala korban yang diduga akibat terbentur bebatuan, karena ketinggian jurang yang ada sekitar 30 meter.

“Dari hasil pemeriksaan dugaan sementara korban terjatuh karena kurang berhati-hati sehingga terpleset dan terjatuh ke dalam jurang 30 meter. Luka di kepala korban diduga terbentur bebatuan saat terjatuh tersebut,” kata AKP Suyono Kapolsek Parang, Minggu (06/06).

Proses evakuasi sempat berlangsung lama, karena Medan yang sulit. Para santri harus membuat rakit dari jerigen untuk mengangkat korban dari sungai dan menggunakan tali untuk menaikan korban ke atas.

Karena korban adalah santri dari Pondok Temboro, setelah dilakukan visum oleh Inafis Polres Magetan dan tim kesehatan dari puskesmas Parang korban langsung dibawa ke Ponpes.

“Karena korban tercatat sebagai santri Ponpes Al-Fatah Temboro jarak jauh cabang Parang, santri tersebut akan dimakamkan di Ponpes Temboro. Penyebab kematian korban murni akibat kecelakaan, karena kurang hati-hati,” tutupnya.(ton)