Sempat Direfokusing, Pemkab Kembali Berencana Bangun Jembatan Gantung

178

MAGETAN – Hubungkan Pasar Baru dan Alun-alun Kabupaten Magetan, Pemkab Magetan berencana bangun jembatan gantung di atas Sungai Gandong.

Jembatan yang nantinya berada di selatan Pasar Baru, Gang Lorokan, RT 01/ RW 03, Kelurahan Kebonagung itu sudah menjadi wacana Pemkab Magetan sebelum adanya Pandemi Covid-19. Namun harus tertunda direalisasikan karena terkena refokusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

” Sebenarnya konsepnya itu sudah ada sebelum Covid, karena ada Covid-19 akhirnya di refokusing. Jadi ini nanti pusatnya tidak hanya di alun- alun, tapi disini juga. Ini hanya untuk pejalan kaki, ” kata Bupati Magetan Suprawoto, Jumat (3/9).

Bupati menjelaskan, dibangunnya jembatan gantung itu nantinya bisa saling menghubungkan beberapa lokasi seperti Pasar Baru dan alun-alun sehingga diharapkan bisa meningkatkan daya jual para pedagang.

“Bangunan yang bekas bank Jatim itu nanti kita buat jadi lantai satu, kemudian bawahnya lantai dua. Pedagang nanti ada di lantai satu dan dua jadi semua dilewati oleh pengunjung,” ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala DPUPR Kabupaten Magetan, Muchtar Wahid menjelaskan, bahwa proses pembuatan jembatan gantung tersebut saat ini masih baru perencanaan.

Gambar jembatan itupuan juga ada dua yang masih dilakukan koordinasi dengan rekanan terakit bahan-bahan yang dibutuhkan oleh jembatan itu.

” Untuk panjangnya 100 meter dan lebar 2,5 meter, saat ini masih dalam perencanaan oleh teman-teman konsultan. Nanti kami juga akan berdiskusi dengan Krakatau steel atau Bakri mengenai materialnya. Jangan sampai nanti rencanakan tapi meterialnya tidak bisa dikerjakan. Bakri dan Krakatau steel ahlinya mengenai baja,” terangnya.

Untuk anggaran pembuatan jembatan gantung itu sendiri lanjut Muchtar, saat ini masih dalam perhitungan.
“Anggaranya masih dalam perhitungan, karena ini masih perencanaan, perkiraan kurang lebih sekitar Rp 2 Miliar,” tutupnya.(ton)