Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dampak Covid-19, Pengiriman Hewan Kurban Keluar Magetan Turun 30 Persen

MAGETAN (LensaMagetan.com)- Dampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Magetan membuat pengiriman hewan kurban yang biasa dilakukan oleh para pedagang keluar daerah mengalami penurunan tajam.

Hal itu disebabkan, banyaknya hewan kurban di pasaran dan berkurangnya daya beli masyarakat, membuat pasar hewan menjadi sepi dan tidak seramai tahun lalu.

“Pandemi Covid-19 ini pemgiriman hewan kurban keluar Magetan turun hingga 30 persen, karena saat ini hewan kurban banyak tapi hingga menjelang H-5 ini pasar hewan masih sepi pembeli, “kata Kustini Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan, melalui Kasi Pengaman, Penyelidik, Pencegahan, Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Hewan dan Ikan (P5 H) Drh. Budi Nur Rochman, Selasa (21/7).

Budi menjelaskan, data penurunan hewan kurban keluar Magetan tersebut di dapatkan dari jumlah permintaan pemeriksaan hewan kurban, seperti Sapi dan Kambing ke Dinas Peternakan sebelum dikirim keluar daerah.

“Kalau tahun lalu pengiriman Sapi dan Kambing ada sekitar 2 ribu lebih, tapi untuk tahun ini kurang lebih hanya sekitar seribuan ekor,”ujarnya.

Budi mengungkapkan, pengiriman hewan kurban biasanya paling banyak dilakukan ke Bandung dan Jakarta, yang secara teknis semua hewan yang akan dikirim harus diperiksa terlebih dahulu dan mendapat surat sehat dari Dinas Peternakan.

“Sebelum keluar, Hewan kurban kita periksa semua, mengenai kesehatanya, jenisnya, serta kebenaran jumlahnya.Kemudian sesampai di tempat tujuan hewan-hewan itu akan diperiksa kembali oleh dinas-dinas terkait karena ada kemungkinan juga di tengah perjalanan hewan itu sakit, “tutupnya.(ton)

Hits: 344