Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Galang Saweran Peduli Seniman, Ki Putut Puji Agusseno Akan Menggelar Wayang Kulit Virtual

MAGETAN (LensaMagetan.com)- Untuk membantu mengumpulkan donasi bagi pekerja seniman di Magetan yang sangat terdampak dengan adanya wabah Covid-19, Dalang muda Ki Putut Puji Agusseno, S.sn M.sn bekerjasama dengan para donatur, akan menggelar Pagelaran Wayang Kulit secara Virtual atau Live Streaming, Rabu (24/6) mendatang.

Bertempat di Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, pagelaran wayangan tersebut bakal di gelar di dalam ruangan yang disiarkan secara langsung melalui internet, tanpa mendatangkan kerumunan massa.

“Kita akan menggelar Wayang Virtual pada hari Rabu 24 Juni, malam 25, yang digelar dengan konsep indoor atau didalam ruangan dan tidak mendatangkan penonton,” kata Putut Puji Agusseno, S.sn M.sn, Dalang Muda Magetan, Minggu (21/6).

Jadwal Pagelaran Wayang Kulit Virtual Ki Putut Puji Agusseno, S.sn, M.sn.

Putut menyampaikan, sampai dengan hari ini, semua perijinan pagelaran itu sudah selesai, mulai dari tingkat desa sampai tingkat Kecamatan.

Secara teknis, bagi warga yang di mau berdonasi atau menyawer, bisa langsung mengirim lewat rekening donasi yang sudah disediakan.

“Nanti kalau saweran sudah terkumpul, kita akan salurkan kembali pada para seniman Magetan yang sangat membutuhkan, seperti seniman yang sudah tidak bisa bekerja, atau seniman-seniman yang sudah lanjut usia, “ujarnya.

Putut berharap, pagelaran wayang virtual tersebut mendapat restu seluruh seniman Magetan dan juga Pemerintah Kabupaten Magetan.

Sehingga, acara wayang kulit yang akan ditayangkan secara Live Streaming tersebut bisa sukses dan benar-benar bisa membantu para seniman Magetan yang sedang terpuruk karena Corona.

“Semoga semuanya mendukung, dan mungkin apabila ada yang ingin ikut berdonasi untuk membantu para seniman Magetan kami persilahkan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, buntut nganggur selama 3 bulan akibat Covid-19, para seniman Kabupaten Magetan mengeluhkan nasibnya pada Ketua DPRD Kabupaten Magetan.

Gayung bersambut, keluhan tersebut direspon cepat oleh Ketua Dewan dengan mempertanyakan kepada Bupati Magetan terkait penerapan new normal itu untuk khususnya para seniman Magetan.

Dengan harapan, para seniman bisa segera kembali pentas dengan segala protokol yang disiapkan oleh Pemerintah. (ton)

Hits: 465