Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hewan Kurban Terjangkit Cacing Hati, Dagingnya Tetap Aman Dikonsumsi

MAGETAN (LensaMagetan.com)- Pengalaman masih ditemukanya cacing hati di sejumlah hewan Kurban tahun lalu yang menjadi momok masyarakat, bahkan ada yang hingga takut mengkonsumsi daging hewan kurban membuat Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan angkat bicara, Selasa (21/7).

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan Kustini melalui Kasi Pengaman, Penyelidik, Pencegahan, Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Hewan dan Ikan (P5 H) Drh. Budi Nur Rochman menegaskan, meski dalam hati hewan kurban sudah terkena cacing, namun hati dan dagingnya tetap aman untuk di konsumsi, asalkan di masak dengan benar.

“Kalau cacing hatinya itu tidak banyak, yang dibuang cukup sebagian hati yang sudah rusak, yang lain masih bisa di konsumsi tapi dengan syarat harus dimasak dengan matang,” jelasnya.

Drh. Budi Nur Rochman mengatakan, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cacing hati justru membuat masyarat takut mengonsumsi hati hewan kurban yang sudah terkena cacing, bahkan pengalaman tahun lalu ada yang sampai membuang berserta dengan dagingnya.

Padahal menurutnya, meski hati hewan tersebut sudah terjangkit cacing, daging hewan tetap bisa di konsumsi karena cacing hati tidak bisa hidup di dalam daging.

“Cacing di dalam hati ini sudah dalam stadium dewasa, bila dia ingin bertelur dia akan kembali ke lambung melalui saluran empedu. Jadi apabila cacing yang berada di hati ini dimasak dengan benar otomatis akan mati, “terangnya.

Namun demikian, lanjut Drh. Budi Nur Rochman, apabila hati yang terkena cacing sudah rusak total dengan ditandai hati yang keras dan tumbuh bungkul-bungkul sebaiknya hati itu dibuang, karena meskipun di masak dengan matang hati tersebut sudah tidak layak dikonsumsi karena sudah sangat minim nilai gizinya. (ton)

Hits: 161