Isu Paskibraka di Tarik Rp 750 ribu, Dibantah Kadikpora Magetan

MAGETAN (lensamagetan.com)- Isu berita yang dihembuskan salah satu awak media di Kabupaten Magetan bahwa sebanyak 74 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) dibebani iuran sebanyak Rp 750 ribu rupiah tiap anak, dibantah langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Joko Santoso, Selasa(8/8).

Dikatakan Joko Santoso, hal itu hanya karena salah komunikasi saja, yang semula karantina anggota Paskibraka dianggarkan hanya dua hari saja di Sekolah Calon Tamtama (Secata), kini menjadi satu minggu, yang estimasinya tiap anggota dibebani Rp 750 ribu rupiah.

“Sebenarnya hanya miss komunikasi saja, sesuai anggaran sebenarnya Paskibraka hanya di jadwalkan dua hari karantina di Secata.Namun setelah dimusyawarahkan bersama, karantina menjadi 7 hari dengan total biaya Rp 58 juta rupiah, dengan eatimasi tiap anak Rp 750 ribu rupiah,”kata Joko Santoso Kepala Dikpora Magetan, Selasa(8/8).

Joko menjelaskan secara gamblang, perhitungan estimasi tiap anak Rp 750 ribu tersebut bukan langsung terus dibebankan ke tiap anak, melainkan semua sudah di cukupi Pemkab Magetan.

“Salah pahamnya itu estimasi Rp 750 ribu tiap siswa, bukan ditarik dari anggota Paskibraka, namun sudah dicukupi Pemkab Magetan,”jelas Kadindik Kepada Lensa Magetan.

Joko meminta, dengan pemberitaan media yang tidak benar tersebut diharapkan awak media membantu meluruskan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian harinya.
“Ini berita salah, mohon awak media membantu meluruskan,”pungkasnya.(ton/rd)

Hits: 175

Copyright LensaMagetan