Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dengan Pembatasan Pengunjung, Obyek Wisata Telaga Sarangan Resmi Dibuka

MAGETAN (LensaMagetan.com)- Bupati Magetan Suprawoto, didampingi Wakil Bupati (Wabub) Magetan Nanik Endang Rusminiarti resmi membuka obyek Wisata Telaga Sarangan, Senin (22/6).

Dibukanya obyek andalan Kabupaten Magetan itu, sebagai tindak lanjut uji coba pemberlakuan new normal di Kabupaten Magetan selama 3 bulan kedepan, untuk segera memulihkan perekonomian para pelaku usaha wisata berserta usaha pendukung lainya.

“Susuai arahan dari pusat, krisis kesehatan tidak boleh membawa dampak yang terlalu dalam terhadap perekonomian, maka dari obyek wisata Sarangan kita itu ujicoba buka selama 3 bulan, “kata Suprawoto, Bupati Magetan, Senin (22/6).

Bupati menjelaskan, selain menggunakan Protokol kesehatan yang ketat, seperti penyemprotan disinfektan, pengunjung wajib memakai masker dan menerapkan Physical distancing. Nantinya, jumlah para wisatawan juga akan dibatasi dan diatur sesuai evaluasi dari gugus tugas Covid-19 Kabupaten Magetan.

“Untuk sementara ini kuota atau jumlah total pengunjung akan dibatasi dan diatur, “ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan, Venly Tomi Nicolas menyampaikan, pembukaan obyek wisata telaga Sarangan ini sudah dipersiapkan dengan matang.

Sebelum hari ini dibuka Sarangan dibuka, semua pelaku usaha wisata dan pendukungnya sudah diberikan sosilaisasi terkait standar Protokol keseahatan yang sudah di tetapkan oleh gugus tugas Covid-19 Kabupaten Magetan.

“Kita akan lakukan ujicoba sampai tanggal 21 September mendatang, namun tentunya kita harus terus melakukan evaluasi karena Obyek Wisata Telaga Sarangan ini beda dengan wisata yang lain dimana disini adalah pemukiman dan tempat jasa usaha juga, ” jelasnya.

Selain itu, untuk selalu menjaga agar para wisatawan tidak bergerombol dan tetap mematuhi protokol kesehatan, Venly menerangkan, saat ini pihaknya juga sudah menyiapkan para petugas wisata tangguh untuk berjaga di seputar Telaga Sarangan.

“Kalau dari luar kita sudah mati-matian menerapkan protokol kesehatan tapi didalam tidakan sama saja, maka dari itu kita juga menyiapkan petugas wisata tangguh atau kalau di bali dinamakan pecalang untuk selalu berjaga dan mengingatkan pengunjung, “tutupnya. (ton)

Hits: 581