Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pelaku Wisata Sarangan Terpuruk Karena Covid-19, Diana Sasa Bantu Lauk Pauk

MAGETAN (LensaMagetan.com)- Wabah Covid-19 tidak hanya berdampak pada lesunya daya beli masyarakat. Akan tetapi juga sepinya tempat-tempat wisata karena adanya pembatasan atau bahkan penutupan total operasionalnya.

Imbasnya, para pelaku wisata terpuruk atau mengalami masa yang sulit. Seperti halnya di obyek Wisata Telaga Sarangan, sejak area wisata ditutup, praktis perekonomian di sana pun mandeg.

Kondisi para pelaku wisata yang terpukul akibat covid-19 mendapatkan respon cepat dan perhatian dari anggota Fraksi PDI Perjuangan, DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah yang memberikan bantuan lauk pauk untuk mengurangi beban hidup para pelaku wisata tersebut.

“Ini kami berikan sedikit lauk pauk, mungkin cukup untuk beberapa hari ke depan. Semoga semua kebagian walau tidak banyak,” jelas Diana, Selasa (14/4/2020).

Bantuan lauk pauk dari Diana Amaliyah (Sasa) Anggota Komisi A DPRD Priv Jatim.

Diana atau biasa dipanggil dengan sebutan Sasa, menjelaskan, di obyek wisata telaga Sarangan banyak sekali pelaku usaha yang menggantungkan hidupnya hanya dari para pengunjung atau wisatawan yang datang.
Dengan ditutupnya Sarangan otomatisĀ  pelaku wisata tidak mendapatkan penghasilan sama sekali.

“Selain para pengusaha penginapan, jasa travel, yang paling terpukul di sektor wisata akibat dampak tidak langsung wabah Covid- 19 adalah para pelaku jasa kecil di tempat wisata. Diantara para pelaku itu ada misalnya tukang perahu, joki kuda, pedagang asongan keliling, pedagang souvenir, penjual sayuran, dan sebagainya.
Mereka ini kalau pas hari biasa sangat berkecukupan, karena wisatawan ada terus. Tapi kalau wisatanya mandeg, ya mereka untuk makan saja susah,” ujar Diana Sasa.

Bantuan lauk pauk yang diberikan Diana Sasa pada para pelaku usaha di Sarangan itu berupa tahu, tempe, dan kerupuk. Bantuan itu diserahkan ke Posko Gugus Covid- 19 Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Dimana, lauk pauk itu juga dibeli dari para pelaku usaha kecil yang belakangan ini omsetnya menurun drastis karena juga terdampak Oleh Covid-19.

“Jadi, ada simbiosis mutualisme. Mereka dagangannya kita beli, lalu kita perbantukan di kelompok lain yang tidak mampu membeli karena tidak ada penghasilan,” terang Diana.

Ditengah-tengah pandemi covid-19 ini,
Anggota komisi A DPRD Jatim ini juga mengingatkan, agar semua pihak bisa bergotong-royong dan bekerja sama berbuat sesuatu, agar wabah itu cepat hilang.

“Saya kira, kita semua tidak menginginkan pandemi ini. Ini adalah wabah yang harus kita hadapi dengan tenang. Bapak Presiden Jokowi sudah memberikan keputusan dan kebijakan yang tepat. Mari kita terus bergerak. Saling mengingatkan. Saling peduli. Kita tidak perlu mengucilkan mereka yang positif. Kita harus saling memberi dukungan. Kita juga disiplin menjaga jarak, tinggal di rumah, cuci tangan, pakai masker, biar wabah ini segera berakhir,” tutupya (ton/gus)

Jurnalis: Agus Pujiono

Editor: Anton Suroso

Hits: 704