Proyek JT Pasar Sayur Molor, Dinas Saling Lempar Tanggung Jawab

MAGETAN (lensamagetan.com)- Proyek jalan tembus (JT) Pasar Sayur Kabupaten Magetan yang diperkirakan tidak bisa selesai pada tahun 2018 ini memicu beberapa dinas yang bersangkutan saling lempar tanggung jawab.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga dan Jembatan mengatakan proyek yang sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 5 milliar tersebut dipastikan gagal selesai tahun ini karena belum dipindahnya puluhan warung dan juga kios diareal pembangunan jalan tersebut.

“Sebenarnya kita sudah siapkan dana Rp 5 milliar, namun karena kios-kios belum dipindah oleh Disperindag akhirnya kita ambil hanya Rp 1 milliar saja untuk membangun tanpa menggusur kios,”kata Muhtar Wahid,Kabid Bina Marga dan Jembatan DPUPR.

Ditempat lain Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Magetan melalui Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Darmaji, juga tidak mau disalahkan, karena menurutnya tempat untuk para pedangan tersebut belum bisa mencukupi untuk memindahkan para pedagang. Sementara itu untuk membangun kekurangan kios tersebut proses masih macet di ULP.

“Proses perencanaan sebenarnya sudah kami kirim ke ULP, tapi hingga sekarang belum ada kabar, bagaimana kelanjutanya dan juga apa hambatanya kami juga tidak tahu,” ungkap Darmaji Kepada Lensa Magetan,Jumat (14/9).

Darmaji mengatakan, terkait belum pindahnya sebanyak 24 kios pedagang tersebut bukan karena ada persoalan sewa kios ataupun permasalahan kontrak tapi memang ada kendala dari proses perencanaan yang masuk ke ULP yang belum ada respon.

“Kita tidak ada persoalan dari pedagang, pedagang siap dipindah kalau tempat sudah selesai, dan ini masih akan dibangun,”pungkasnya (ton)

Hits: 185

Copyright LensaMagetan