Sosialisasi Tolak Politik Uang, Panwascam Panekan Sisipkan Doa Untuk Gugurnya Pahlawan Polri

MAGETAN (lensamagetan.com)- Gugurnya enam anggota Polri pada peristiwa kerusuhan di Rutan Cabang Salemba, Komplek Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) lalu, membuat duka yang mendalam bagi seluruh anggota Polri dan juga warga negara Indonesia.

Rasa duka itu juga ikut dirasakan oleh anggota Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Panekan dengan ikut memanjatkan doa serta membubuhkan tanda tangan pada Aksi solidaritas gugurnya para pahlawan Polri itu di Mapolsek Panekan, Selasa (15/5).

Sosialisasi Panwascam Panekan Dengan Menempel Liflet di Mapolsek Panekan

“Kami atas nama Panwaslu Kecamatan Panekan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya para pahlawan Polri,semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan yang luar biasa,”kata Ketua Panwascam Panekan, melalui Nurhadi Anggota Devisi Penindakan, Selasa (15/5).

Dikatakan Nurhadi, dengan adanya musibah tersebut diharapkan bisa menjadikan cambuk Institusi Polri untuk lebih kokoh dan kuat lagi bersama-sama menjaga Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

“Dengan kejadian ini kami berharap bisa menjadi kekuatan baru di tubuh Polri agar tetap kuat dan kokoh bersama masyarakat mewujudkan harkamtibmas dan juga menjaga NKRI,” ungkapnya.

Sebagai informasi,hari ini Selasa (15/5) Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) melakukan sosialisasi mengenai harus netralnya Apatur Sipil Negara (ASN) dan juga tolak Politik Uang (Money Politic) di sejumlah tempat dengan menempel selebaran dan liflet. Diantaranya di Mapolsek Panekan, Koramil, Puskesmas dan juga diberbagai tempat lain di Kecamatan Panekan.(ton)

Hits: 155

Copyright LensaMagetan