Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tanaman Jagungnya Diserang Hama Ulat, Petani Magetan Terancam Merugi

LENSA MAGETAN- Tanaman Jagungnya diserang hama ulat, Petani di Desa Cepoko,Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan terpaksa membabat tananaman jagungnya yang baru berusia 2 bulan untuk pakan ternak.

Hal itu dilakukan, karena ulat telah merusak tanaman jagung mereka sehingga tongkolnya tidak berisi.

Bendahara Kelompok Tani Pandak Maju Desa Cepoko Kabupaten Magetan Suwarno mengatakan, tanaman jagung yang memasuki musim berisi tersebut terpaksa dijual sebagai pakan ternak untuk mengurangi kerugian petani karena hawatir gagal panen.

“ Jagung tidak berisi karena ulatnya banyak. Makanya dari pada rugi kita sarankan kepada petani untuk menjual tanaman jagung mereka untuk pakan ternak,” jelasnya.

Sementara Warsito, petani jagung lainnya mengaku kesulitan memberantas hama ulat yang menyerang tanaman jagung merek yang baru berusia sekitar 20 hari tersebut.

Pucuk tanaman jagung miliknya sekitar seperempat hektar rusak dan terancam gagal panen karena hama ulat tak bisa di kendalikan.

“ Sudah saya semprot 2 kali tapi nggak ada hasilnya,” ujarnya.

Warsito mengaku, telah mengeluarkan banyak biaya dari awal mengolah tanah hingga penanaman jagung. Dirinya berharap pemerintah daerah memberikan bantuan penyemprotan jagung miliknya agar bisa terhindar dari hama ulat.

“ Semprotnya sudah 2 kali biayanya sekali semprot 223.000 ditambah tenaganya 100 ribu. Semoga ada bantuan untuk penyemprotan. Kalau tidak segera ditanggulangi yang jelas pasti gagal panen,” tutupnya. (ton)

Hits: 397