Ternyata di Telaga Sarangan Disparbudaya Hanya Kelola 3 Zona Parkir

MAGETAN (lensamagetan.com)- Menaggapi parkir liar di sekitar telaga Sarangan dijelaskan secara gamblang oleh Pelasana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbudaya) Magetan Winarto, Senin(9/7).

Winarto membeberkan bahwa sebenarnya Disparbudaya hanya mengelola tiga zona parkir disekitar telaga sarangan yang gratis untuk pengunjung, yang selain di zona tersebut dikelola pihak lain.

“Kita hanya mengelola di 3 zona parkir, yaitu di sekitar Hotel Sanur, Timur Hotel Rejeki dan juga Parkir tingkat dan itu gratis, selain itu adalah penitipan dan juga parkir yang di miliki warga sekitar atau pemilik lahan, ” ungkap Winarto Kepada Lensa Magetan, Senin (9/7).

Mengenai restribusi parkir yang diketahui masyarakat sudah menjadi satu dalam tiket masuk tersebut ternyata juga dibantah oleh Plt Disparbudaya Kabupaten Magetan.

Dijelaskan Winarto, bahwa tiket masuk Sarangan untuk pengunjung dewasa Rp 20 ribu tersebut murni untuk restribusi tiket masuk sebesar Rp 19 ribu dan seribu untuk Jasaraharja dan untuk parkir hanyalah kompensasi saja dan tidak ada pos khusus untuk parkir.

“Tidak ada pos khusus untuk parkir, restribusi murni Rp 19000, dan Rp 1000,- untuk jasaraharja, Parkir adalah sebuah kompensasi saja dari Disparbudaya,” jelas Winarto Plt, Disparbudaya Magetan.

Untuk terus meningkatkan pelayanan pada pengunjung Telaga Sarangan Winarto mengaku akan terus menambah zona parkir yang dikelolanya, dan secara genjar melakukan soasialisasi terkait zona parkir yang dikelolanya tersebut.

“Kami akui kita kurang sosialisasi terkait zona parkir, untuk lebih menibgkatkan pelayanan kepada pengunjung kedepan kita akan terus berupaya menambah zona parkir disekitar telaga,”pungkasnya.

Hits: 106

Copyright LensaMagetan