Tim Kejaksaan Negeri Magetan Obok-Obok Kantor Desa Sempol

MAGETAN (lensamagetan.com)- Paska di jebloskanya Kepala Desa Sempol ke Rutan kelas IIB oleh Kejaksaan Negeri Magetan karena dugaan kasus penyelewengan Anggaran Dana Desa beberapa hari yang lalu.

Hari ini tim penyidik kejaksaan negeri Magetan mulai mengobok-obok kantor Desa Sempol guna mencari beberapa barang bukti lain yang dibutuhkan oleh Kejaksaan Negeri Magetan.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Magetan Agus Zaini mengaku, penggeledahan itu adalah tindak lanjut kasus korupsi Dana Desa Sempol dimana ada berkas-berkas Surat Pertangung jawaban (SPJ) yang hingga kini belum sampsi ketangan Kejari Magetan.

“Beberapa berkas Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) belum diberikan kepada tim penyidik kejaksaan negeri Magetan, oleh tersangka bernama Ngadeni masih disimpan didalam almari ruang kerja,”kata Agus Kepada Wartawan.

Dokumen SPJ tersebut berupa buku laporan desa, kwitansi,serta berbagai macam stempel yang diduga dlsebgai alat-alat untuk pemalsuan dan menyelewengkan laporan belanja desa.

“Kami menemukan stempel yang diduga juga ada pemalsuan yaitu stempel bertuliskan toko bangunan di desa tersebut,” ungkap Kasi Pidsus,Kamis (11/10).

Disamping itu dasar pengeledahan yang dilakukan tim penyidik kejaksaan negeri Magetan itu sesuai dengan surat perintah Kajari Magetan untuk terus melakukan pengembangan kasus korupsi dana Desa Sempol, Kecamatan Maospati.

Selanjutnya, semua barang bukti langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Magetan guna penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut secara lebih lanjut. Yang mungkin saja bisa mengarah pada tersangka-tersangka lain yang juga ikut dan berperan dalam penyewengan dana Desa Sempol tersebut.(ton)

Hits: 189

Copyright LensaMagetan