Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Zona Wilayah Covid-19, Tentukan Sistem Belajar Mengajar SMA dan SMK

MAGETAN (LensaMagetan.com)- Ditengah masa pandemi Covid-19, jadwal belajar mengajar ditingkat Sekolah Manengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dipastikan mulai dilakukan pada 13 Juli 2020 mendatang.

Pernyataan itu disampaikan secara langsung oleh Kelapa Cabang Dinas (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Magetan, Drs, H. Nurhadi Hanuri, M.M saat ditemui Lensa Magetan di kantornya, Kamis (25/6/2020).

“Menurut informasi dari Pemerintah, proses belajar mengajar dipastikan dimulai pada tanggal 13 juli 2020, tapi melihat analisis kondisi wilayah atau daerah masing-masing, “kata Drs, H. Nurhadi Hanuri, M.M, Kacabdin Prov Jatim wilayah Kabupaten Magetan, Kamis (25/6/2020).

Nurhadi menjelaskan, yang dimaksud sesuai kondisi masing-masing daerah adalah, apabila wilayah tersebut masih dalam katagori zona merah atau kuning Covid-19, sistem belajar mengajar akan dilakukan dengan daring atau belajar dari rumah (BDR).

Begitupun sebaliknya, apabilia kondisi wilayah dinyatakan sudah zona hijau dari Covid-19, proses belajar mengajar boleh dilakukan dengan tatap muka, namun dengan berbagai pembatasan dan standar protokol kesehatan yang ketat.

“Kalau masih zona merah dan kuning kegiatan belajar mengajar akan dilakukan dari rumah, sedangkan yang sudah zona hijau boleh melakukan belajar secara tatap muka namun maksimal satu kelas hanya ada 18 siswa, atau diberlakukan sistem ship, ” bebernya.

Selain menerangkan soal zona Covid-19 , Kacabdin juga menegaskan, semua SMA dan SMK dibawah wilayahnya harus benar-benar menerapkan standar protokol kesehatan, salah satunya semua sekolah wajib punya stok masker. Karena semua warga sekolah wajib memakai masker.

“Sebelum proses belajar dimulai semua sekolah wajib menyusun program sekolah yang tidak bertentangan dengan aturan Covid-19. Membuat SOP yang di konsultasikan dengan gugus tugas Covid-19 Magetan, serta membentuk Satgas Covid-19 di sekolah,”pungkasnya. (ton)

Hits: 388