MAGETAN (Lensamagetan.com) – MAN 3 Magetan menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah, Bimbingan Remaja Usia Nikah, serta Bimbingan Keluarga Sakina, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta didik dari MTsN 10 Magetan dan MTsN 5 Magetan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Magetan Dr. H. Taufiqurrohman, M.Ag, Kepala MTsN 10 Magetan Agus Prabowo, M.Ag, Kepala MTsN 5 Magetan Suwoko, M.Pd, serta Kepala MAN 3 Magetan Basuki Prihatin, M.Pd.
Kegiatan dipandu oleh MC Anis Yulia Maryati yang dengan komunikatif memandu jalannya acara dari awal hingga akhir sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, hangat, dan penuh semangat.
Kepala MAN 3 Magetan, Basuki Prihatin, M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memberikan pembinaan karakter kepada para remaja sejak dini.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan bekal kepada para siswa agar mampu memahami masa remaja dengan baik, menjaga akhlak serta pergaulan, dan memiliki kesiapan dalam merencanakan masa depan, termasuk dalam membangun keluarga yang sakinah,” ujarnya.
Menurut Basuki, pembinaan seperti ini penting dilakukan karena masa remaja merupakan fase yang sangat menentukan arah kehidupan seseorang.
“Remaja perlu dibimbing agar fokus pada pendidikan, memiliki cita-cita yang jelas, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan besar dalam hidup. Dengan pemahaman yang benar, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan ke depan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, materi pertama yang disampaikan adalah Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang membahas pentingnya menjaga sikap, akhlak, serta pergaulan selama masa remaja. Para peserta juga diingatkan agar bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Materi kedua yaitu Bimbingan Remaja Usia Nikah yang memberikan pemahaman mengenai kesiapan membangun rumah tangga. Para siswa diberikan wawasan bahwa pernikahan tidak hanya soal usia, tetapi juga kesiapan mental, emosional, spiritual, serta ekonomi.
Sementara itu, dalam materi Bimbingan Keluarga Sakinah, peserta diajak memahami pentingnya membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan dilandasi nilai-nilai agama. Komunikasi yang baik, saling menghargai, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan secara bijak menjadi kunci terciptanya keluarga yang bahagia.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, menyimak materi dengan serius, serta aktif dalam sesi tanya jawab. Pengurus OSIM MAN 3 Magetan juga turut berperan dalam membantu kelancaran acara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya menjaga diri di usia remaja, mempersiapkan masa depan dengan baik, serta memahami konsep keluarga sakinah sebagai fondasi kehidupan yang harmonis di masa mendatang.(niel/red)












