MAGETAN (Lensamagetan.com) – Sebuah insiden unik sekaligus nahas menimpa seorang jamaah Masjid Bani Solan di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Magetan, Sabtu (4/4/2026). Satu unit Honda Brio berwarna putih terperosok ke dalam parit setelah bergerak mundur tanpa awak saat ditinggal pemiliknya menunaikan ibadah Salat Dhuha.
Kendaraan bernomor polisi AE 1208 RI tersebut diketahui milik Sukma, warga Kecamatan Poncol. Insiden ini diduga kuat terjadi akibat kelalaian pengemudi yang lupa mengaktifkan rem tangan (handbrake) saat memarkirkan kendaraan di lahan yang memiliki kontur tanah miring.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, peristiwa bermula ketika pemilik kendaraan memarkirkan mobilnya di halaman masjid untuk beribadah. Namun, selang 30 menit kemudian, warga dan jamaah dikejutkan dengan posisi mobil yang sudah berada di dalam parit.
“Pemiliknya memang rutin beribadah di sini. Saat kejadian, beliau sedang di dalam masjid. Kemungkinan besar lupa tarik rem tangan, apalagi posisi parkirnya agak miring, jadi mobil meluncur mundur sendiri ke parit,” ungkap Sunaryo, petugas keamanan Masjid Bani Solan.
Beruntung, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi saat itu tengah lengang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, meski bagian belakang mobil mengalami kerusakan akibat benturan dengan dinding parit.
Kapolsek Sukomoro, AKP Tri Cahya Budi Hartono, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error). Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kendaraan memang terparkir di area yang menurun.
“Dugaan kami pengemudi lupa menarik rem tangan secara maksimal. Karena kontur tanah yang tidak rata, kendaraan mundur perlahan hingga masuk ke parit,” jelas AKP Tri Cahya.
Pihak kepolisian memastikan proses evakuasi telah selesai dilakukan. Karena kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan pihak lain atau kerugian publik, penanganan kendaraan sepenuhnya dikembalikan kepada pemilik.
Menutup keterangannya, AKP Tri Cahya memberikan imbauan penting bagi para pengendara agar kejadian serupa tidak terulang yakni, selalu menarik rem tangan hingga maksimal sebelum meninggalkan kabin.
Untuk mobil manual, masukkan ke gigi satu (jika menanjak) atau gigi mundur (jika menurun). Untuk matic, pastikan tuas berada di posisi P. Belokkan arah ban ke arah trotoar atau tepi jalan sebagai penghalang tambahan jika rem gagal menahan beban mobil.(ton/red)












