Magetan Catat Progres KDKMP Tertinggi di Jatim, Dandim 0804 Magetan : Ini Capaian Luar Biasa

Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P .(Lensamagetan.com/Istimewa)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Kabupaten Magetan mencatatkan capaian tertinggi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur. Hingga minggu ketiga Januari 2026, progres pemetaan lahan KDKMP di Magetan telah mencapai sekitar 95 persen dari total 235 titik yang direncanakan.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., saat memberikan keterangan terkait perkembangan proyek strategis tersebut, Kamis (22/1/2026).

Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P. menjelaskan, dari total target 235 titik pembangunan KDKMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Magetan, sebanyak 220 titik telah berhasil dipetakan dan dinyatakan siap untuk proses pembangunan.

“Ini merupakan capaian yang luar biasa dari Satgas Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan. Dari 235 titik, sudah terdata hampir 220 titik ke atas. Saat ini, proses pembangunan sedang berjalan di 151 titik, bahkan satu titik di Desa Cepoko sudah mencapai 100% dan tinggal menunggu operasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah titik yang belum dibangun saat ini masih menunggu penyelesaian proses administrasi dan birokrasi, seperti penghapusan aset maupun hibah lahan. Kodim 0804/Magetan bersama Pemerintah Daerah terus melakukan koordinasi setiap hari untuk mempercepat realisasi pembangunan.

Menanggapi adanya sekitar 10 desa yang tidak memiliki lahan, Dandim menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan regulasi khusus melalui Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 8 dan Nomor 10 yang diterbitkan pada Desember.

“Regulasinya sudah jelas. Bagi desa yang tidak memiliki lahan sama sekali, bisa menggunakan lahan bengkok, lahan Pemda, Pemprov, BUMN, atau bahkan lahan instansi vertikal seperti TNI. Pemerintah daerah sudah mendata hal ini, kita tinggal menunggu eksekusi sesuai aturan tersebut,” jelasnya.

Meski progres pembangunan berjalan positif, Dandim tidak menampik adanya sejumlah kendala di lapangan, terutama faktor cuaca. Memasuki musim hujan, pengerjaan fisik di beberapa lokasi mengalami sedikit hambatan, namun masih dapat dikendalikan dengan baik.

Selain faktor cuaca, Dandim juga menekankan pentingnya menjaga standar kualitas dalam proses pematangan lahan sebelum pembangunan fisik dilakukan.

“Proses pematangan lahan tidak bisa kita lewati begitu saja. Misalnya ada kebutuhan cut and fill setinggi 30 cm, itu harus matang dulu baru siap dibangun. Kami ingin memastikan kualitas bangunannya sesuai standar,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Dandim 0804/Magetan berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Magetan agar pembangunan 235 titik KDKMP dapat selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi desa. (niel/red)

Tinggalkan Balasan