MAGETAN (Lensamagetan.com) – Polres Magetan menggelar apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Semeru 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang libur Hari Raya Idul Fitri. Apel gabungan tersebut melibatkan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Magetan, TNI, instansi terkait, hingga organisasi masyarakat pendukung pengamanan, Kamis (12/3/2026).
Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri direncanakan berlangsung selama 13 hari, dengan fokus pengamanan arus mudik, tempat ibadah, pusat keramaian, hingga destinasi wisata di wilayah Magetan.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan operasi ini merupakan langkah kesiapsiagaan aparat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum libur Lebaran 2026.
“Baik jadi ini adalah Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka kesiapan pengamanan libur Lebaran di tahun 2026 ini. Kita tahu bersama sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri sekaligus juga ada Hari Raya Nyepi bagi sahabat-sahabat kita yang beragama Hindu,” ujarnya.
Lebih Lanjut, Kapolres Magetan menegaskan, kepolisian bersama TNI dan seluruh stakeholder akan all out menjaga keamanan wilayah, terutama karena Magetan menjadi salah satu tujuan wisata yang diperkirakan akan dipadati pengunjung.
“Kami dari kepolisian bersama TNI kemudian seluruh stakeholder yang terkait siap all out untuk memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat khususnya di Magetan ini dimana Magetan merupakan salah satu destinasi tujuan wisata. Kita ketahui bersama akan ada puluhan ribu masyarakat yang berkunjung ke Magetan khususnya di titik-titik wisata seperti Telaga Sarangan dan lain-lain,” jelasnya.
Menurutnya, lonjakan wisatawan tersebut berpotensi menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah apabila keamanan dapat dikelola dengan baik.
Namun demikian, pihaknya juga mengingatkan adanya potensi ancaman bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini.
“Saat ini kita juga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Kita lihat di beberapa titik terjadi longsor dan lain sebagainya. Tadi sudah kita lihat kesiapan dari BPBD, dari kepolisian maupun TNI semuanya siap mengantisipasi apabila terjadi bencana alam,” tambahnya.
Kapolres juga menghimbau masyarakat untuk segera melapor ke pihak berwajib apabila terjadi kondisi darurat, baik bencana maupun gangguan keamanan.
“Masyarakat bisa menghubungi 110 apabila terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Selain itu juga ada hotline yang telah disiapkan oleh BPBD sehingga petugas bisa cepat memberikan pertolongan di lokasi,” tegasnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Ketua DPRD Magetan, Suratno menyampaikan bahwa apel gelar pasukan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh stakeholder dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Ya wujud kebersamaan dari pemerintah daerah khususnya dengan TNI, Polri dan stakeholder terkait. Kesiapan pagi hari ini sudah disampaikan bahwasanya mulai dari kesehatan, tanggap bencana dan ormas pendukung juga ikut mengamankan,” ujarnya.
Ia berharap melalui Operasi Ketupat Semeru 2026, situasi keamanan di Magetan tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
“Insyaallah Operasi Ketupat Semeru 2026 ini dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri, Magetan kondusif, Magetan aman, mudik lancar sesuai slogan arahan Kapolri yakni mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya.(niel/red)












