MAGETAN (Lensamagetan.com) – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Riyono Caping, hadir langsung dalam kegiatan “Mancing Bersama” di Embung Sidomas, Desa Terung, Kecamatan Panekan , Magetan yang digelar mulai tanggal 23 hingga 29 Maret 2026.
Kehadirannya menjadi perhatian masyarakat sekaligus memperkuat pesan pentingnya pengembangan sektor perikanan sebagai pengungkit ekonomi desa.
Di sela kegiatan, Riyono menyampaikan bahwa aktivitas mancing bersama bukan sekadar hiburan, tetapi memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah tantangan saat ini.
“Ini adalah bagian dari cara masyarakat untuk terus tumbuh dan berkembang di tengah kondisi ekonomi yang mungkin sedang penuh tantangan. Embung atau sektor perikanan ini menjadi sektor yang sangat penting untuk bisa menjadi pengungkit ekonomi di level paling bawah,” ujar Riyono, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, embung memiliki potensi besar jika didukung sarana dan prasarana yang memadai, termasuk penyediaan bibit ikan. Riyono mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan penebaran ribuan bibit ikan di lokasi tersebut.
“Kita pernah tebar 10.000 bibit ikan di sini. Tapi karena ini masih bersifat tradisional, hasilnya mungkin belum maksimal. Kalau dikelola dengan semi budidaya yang baik, minimal 80 persen bisa berhasil. Ini yang ke depan perlu kita dorong,” jelasnya.
Lebih lanjut, Riyono juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat terkait budidaya perikanan, tidak hanya di embung, tetapi juga di lingkungan rumah tangga.
“Mancing ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal dunia perikanan, terutama budidaya. Tidak hanya di embung, di rumah pun bisa dilakukan, seperti budidaya lele dalam ember atau bahkan udang vaname di kolam kecil. Tapi ini tentu butuh keterampilan,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan, Riyono menyebut pihaknya telah menyiapkan program pelatihan gratis bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tertarik mengembangkan sektor perikanan.
“Kita siapkan pelatihan gratis di Joglo Sedulur Mas Riyono di Desa Jambangan sebagai rumah aspirasi. Bukan hanya pelatihan, tapi juga kita beri bekal dan dukungan percontohan agar pemuda tertarik,” ungkapnya.
Di akhir kesempatan, Riyono berpesan agar masyarakat bersama pemerintah menjaga dan merawat embung sebagai aset penting desa.
“Jaga dan rawat embung ini sebagai sumber ekonomi sektor perikanan. Selain itu, saat musim kering nanti, embung juga sangat penting untuk pengairan. Maka perawatannya harus benar-benar diperhatikan,” pungkasnya.(niel/ton)












