Bupati Magetan Usulkan Sarangan Jadi PSN dan Minta Pembangunan Exit Tol ke Bappenas

Bupati Magetan Bunda Nanik Sumantri saat berbincang dengan Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard.(Anton/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah melakukan langkah strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan infrastruktur konektivitas. Bupati Magetan, Nanik Sumantri, secara resmi mengusulkan penetapan kawasan Wisata Sarangan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Selain pengembangan pariwisata, Bupati juga menyoroti urgensi pembangunan akses jalan exit tol di wilayah Magetan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, dalam kunjungannya di Kabupaten Magetan, Senin (4/5/2026).

Bunda Nanik Sumantri menegaskan bahwa upaya menjadikan Sarangan sebagai PSN bertujuan agar pengembangan kawasan wisata unggulan tersebut dapat dilakukan secara lebih terpadu dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.

“Kami tengah mengupayakan agar kawasan Wisata Sarangan dapat dikembangkan secara lebih terpadu melalui penetapan sebagai Proyek Strategis Nasional. Namun demikian, hal tersebut tentu memerlukan dukungan dari Bapak Wamen,” ujar Nanik Sumantri.

Menurutnya, status PSN akan membuka jalan bagi percepatan pembangunan fasilitas penunjang yang selama ini dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing pariwisata Magetan di tingkat nasional maupun internasional.

Di sisi lain, konektivitas menjadi isu krusial yang disampaikan Bupati. Meski wilayah Kabupaten Magetan dilintasi oleh jalur Tol Solo-Kertosono, hingga saat ini Magetan menjadi satu-satunya kabupaten di sepanjang koridor tersebut yang tidak memiliki akses exit tol sendiri.

“Kabupaten Magetan ini dilewati jalur Tol Solo-Kertosono, tapi satu-satunya kabupaten yang tidak mempunyai exit tol. Kami memohon dukungan agar pembangunan exit tol di Magetan ini bisa segera terwujud untuk mendukung mobilitas dan ekonomi warga,” tegas Bupati.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menyatakan telah mencatat poin-poin strategis yang disampaikan Bupati Magetan untuk segera dilaporkan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Febrian menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah merupakan “soko guru” atau pilar utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pusat berkomitmen memastikan daerah memiliki peluang dan dukungan yang memadai.

“Masukan dari Bupati memang sangat valid. Kami akan menindaklanjutinya dalam kerangka yang lebih besar, bagaimana mendorong Kabupaten Magetan menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di wilayah ini,” ungkap Febrian.

Wamen Bappenas menilai sinergi antara pusat dan daerah sangat penting agar daerah-daerah potensial seperti Magetan dapat maju secara signifikan, yang pada akhirnya akan memperkuat struktur ekonomi nasional secara keseluruhan.(ton/red)

Tinggalkan Balasan