Lima Santri BQAM Magetan Siap Bawa Nama Daerah ke Ajang Internasional IMYO di Malaysia

Delegasi santri MA Baitul Qur’an Al Jahra Magetan berfoto bersama sebelum mengikuti International Muslim Youth Orator Conference Chapter Malaysia yang digelar pada 19–22 Agustus 2026.(Ist/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Baitul Quran Al Jahra Magetan (BQAM). Lima santri terpilih akan membawa nama Magetan dalam ajang International Moslem Youth Orator (IMYO) yang akan digelar di Malaysia.

Kelima santri tersebut yakni Nadya Fitriani Ayu Kusuma (kelas 11), Nimas Farah Ramadhani (kelas 12), Faith Akmal Rafif Hanafi (kelas 11), Khahraj Yaqdlan Qushayyi Yustianto (kelas 11), dan Aftah Hafidz Mazaya (kelas 11).

IMYO merupakan kegiatan internasional yang dirancang untuk menunjang pengembangan diri generasi muda, khususnya dalam bidang dakwah, orasi, public speaking, serta komunikasi global.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama empat hari tiga malam di Malaysia dengan berbagai rangkaian kegiatan. Di antaranya international conference, workshop pengembangan keterampilan, panel diskusi, lomba dai, serta kegiatan interaktif berbasis experiential learning.

Para peserta juga dijadwalkan mendapatkan kesempatan mengunjungi salah satu kampus Islam terbaik di Malaysia dan berdiskusi secara langsung dengan mahasiswa di sana.

Untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut, para peserta harus melewati proses seleksi yang cukup ketat. Seleksi dilakukan melalui tiga tahapan, yakni seleksi berkas, pembuatan paper atau karya ilmiah yang mengangkat isu pemuda Islam masa kini, serta wawancara.

Keikutsertaan lima santri BQAM ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperluas pengalaman dan wawasan di tingkat internasional. Tidak hanya berkompetisi dalam bidang orasi, mereka juga akan berinteraksi dengan pemuda Muslim dari berbagai daerah dan negara.

Dalam kegiatan tersebut, pembiayaan peserta dilakukan secara mandiri, sementara tersedia pula skema partial funded scholarship bagi peserta yang memenuhi persyaratan.

Bagi BQAM, keikutsertaan para santri dalam IMYO menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keagamaan, tetapi juga berani tampil, berkomunikasi, serta membawa nilai-nilai Islam yang damai dan moderat di tengah masyarakat global.

Keberangkatan para santri ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk membangun jejaring internasional dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan.

Dari Magetan, lima santri BQAM kini bersiap menembus panggung dunia, membawa semangat belajar, dakwah, dan prestasi ke Malaysia.(niel/red)

Tinggalkan Balasan