MAGETAN (Lensamagetan.com) – Setelah sebelumnya menyasar para siswa-siswi sekolah, kegiatan Sosialisasi Generasi Cerdas Digital: Bijak Berinternet, Beretika dan Produktif Bersama AI yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil IX, Hj. Siti Mukiyarti, S.Ag., M.Ag., kini menyasar pemuda dan pemudi Kecamatan Panekan dan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang mendatangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan dan Jurnalis Senior di Magetan sebagai narasumber ini menjadi bagian dari upaya Siti Mukiyarti meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda. Peserta diajak memahami perkembangan teknologi sekaligus menggunakannya secara bijak, beretika, aman, dan produktif.
Tidak hanya membahas pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sosialisasi tersebut juga menyoroti berbagai persoalan yang muncul di ruang digital, seperti judi online (judol), pinjaman online (pinjol) ilegal, serta penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Mukiyarti menekankan bahwa generasi muda merupakan pilar penting sekaligus pemegang estafet kepemimpinan bangsa. Karena itu, penguasaan teknologi harus dibarengi dengan ilmu pengetahuan, kecakapan digital, dan etika.
“Harapan kami, karena generasi muda ini adalah penerus cita-cita luhur bangsa Indonesia, maka bermedsoslah yang benar, beretika, dan bermanfaat. Kemajuan teknologi tidak bisa dipungkiri dan harus kita terima, tetapi jika diterima tanpa ilmu, hal itu justru akan menjadi bumerang dan permasalahan di kemudian hari,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan AI menghadirkan banyak peluang bagi generasi muda. Namun, peluang tersebut harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat, baik dalam pendidikan, pekerjaan, kewirausahaan maupun pengembangan kreativitas.
Siti Mukiyarti juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan literasi digital. Menurutnya, edukasi semacam ini penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan tanggung jawab di balik penggunaannya.
“Kesempatan hanya datang satu kali, kepercayaan juga hanya sekali, dan hidup pun hanya sekali. Makanya pergunakan medsos dengan sebaik-baiknya untuk menciptakan kedamaian, ketenteraman, dan kesejahteraan di tengah masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Magetan, Bayu Prasetyo, turut mengingatkan masyarakat mengenai dampak negatif judi online dan pinjaman online ilegal yang dapat berimbas pada kondisi ekonomi keluarga.
Ia secara khusus meminta masyarakat agar tidak mempertaruhkan uang bantuan sosial (bansos) untuk judi online.
“Tolong dihindari judi online karena sangat berpengaruh sekali dengan bantuan sosial. Jangan pertaruhkan bansos panjenengan semua gara-gara judi online, kasihan efek jangka panjangnya bagi keluarga,” tegas Bayu.
Menurutnya, masyarakat perlu semakin cerdas dalam memilah informasi maupun aktivitas yang dilakukan melalui internet. Literasi digital menjadi penting agar masyarakat mampu mengenali risiko, menghindari praktik yang merugikan, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif.
Sosialisasi yang menyasar pemuda dan pemudi Panekan serta Sidorejo ini sekaligus memperluas sasaran edukasi yang sebelumnya telah dilakukan kepada kalangan pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, Siti Mukiyarti berharap generasi muda Magetan dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, kreatif, beretika, dan produktif, sehingga perkembangan teknologi dan AI benar-benar menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.(niel/red)












