JAKARTA (Lensamagetan.com) – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) resmi mengukuhkan kepengurusan Kelompok Kerja (Pokja) Newsroom Jaga Desa untuk lima wilayah strategis, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Agenda yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta, ini menjadi bukti komitmen konstituen Dewan Pers tersebut dalam menjaga iklim demokrasi dan stabilitas nasional.
Langkah ini merupakan ekspansi lanjutan setelah pembentukan struktur serupa di Bali pada awal Juli, yang kemudian disusul oleh wilayah Lampung, Banten, serta Kepulauan Riau.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menegaskan bahwa peresmian ini mengusung tiga misi utama (trisula) bagi keberlangsungan pers dan bangsa. Pertama, membawa pesan ke tingkat internasional bahwa situasi di Indonesia tetap aman dan kondusif. Kedua, menegaskan keberpihakan pers terhadap pembangunan kawasan pedesaan. Ketiga, menjadikan desa sebagai pondasi utama dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Lima provinsi yang dikukuhkan hari ini telah membuktikan komitmennya melalui program nyata. Ini adalah monumen komitmen SMSI dalam merawat spirit kebangsaan dan menjaga idealisme pers,” ujar Firdaus di Hall Dewan Pers, Jakarta.
Pelaksanaan pengukuhan yang bertepatan dengan menghangatnya suhu politik nasional dinilai sebagai momentum strategis. Wakil Direktur Pemberdayaan Daerah SMSI Pusat, Jayanto Arus Adi, menyampaikan bahwa langkah ini menjadi ikhtiar edukasi politik yang sehat bagi masyarakat.
Jayanto menambahkan, usai pengukuhan lima provinsi ini, SMSI akan melanjutkan pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa secara serentak di berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Senada dengan hal tersebut, Pakar Hukum sekaligus tokoh SMSI, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, menekankan pentingnya peran pers sebagai penyeimbang di tengah arus informasi yang dinamis. Menurutnya, organisasi media profesional wajib berkontribusi aktif menjaga stabilitas negara tanpa mencederai hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi.
Melalui program Pokja Newsroom Jaga Desa, SMSI mengimbau seluruh pengurus dan anggota di daerah untuk konsisten menjalankan kode etik jurnalistik dengan menyajikan berita yang independen, akurat, dan berimbang.(ton/red)












