PONOROGO (Lensamagetan.com) – Komitmen peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Inovasi menarik dilakukan SPPG Desa Galak, Kecamatan Slahung dan SPPG Watu Bonang, Badegan Ponorogo dengan menghadirkan menu rendang sebagai sajian utama program Makan Bergizi Gratis (MBG).
SPPG merupakan dapur layanan gizi di bawah naungan Badan Gizi Nasional yang bertugas menyiapkan serta menyalurkan makanan bergizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan guna menekan angka stunting dan gizi buruk.
Pemilik SPPG Galak Slahung, Rian P. Handoko, mengambil langkah berbeda dengan menyembelih dua ekor sapi pada Minggu (19/4). Daging tersebut disiapkan untuk kebutuhan dua dapur SPPG yang dikelolanya, yakni SPPG Galak Slahung dan SPPG Watu Bonang, Kecamatan Badegan.
“Menu utama yang akan disalurkan besok Senin adalah rendang, lengkap dengan buah serta pelengkap gizi lainnya,” ujar Rian di sela kegiatan penyembelihan.
Ia menjelaskan, satu ekor sapi menghasilkan sekitar 130 kilogram daging yang kemudian diolah menjadi rendang dalam jumlah besar. Sementara bagian lain seperti kepala, kaki, dan jeroan dimanfaatkan melalui sistem penjualan maupun penukaran menjadi tambahan daging agar produksi lebih maksimal.
Saat ini, SPPG Galak melayani 3.256 penerima manfaat, sedangkan SPPG Watu Bonang Badegan menjangkau 2.981 penerima manfaat program MBG. Menu rendang menjadi sajian spesial yang baru pertama kali dihadirkan dalam skala besar di wilayah tersebut.
Menurut Rian, sebenarnya anggaran operasional dapur SPPG cukup untuk menghadirkan menu berbahan daging, asalkan pengelola berani mengambil keputusan serta mampu mengatur strategi pengadaan bahan pangan secara efisien.
“Anggarannya sebenarnya cukup untuk menu daging. Tinggal bagaimana pengelola berani dan mampu mengelolanya dengan baik,” tegasnya.
Kegiatan penyembelihan sapi tersebut juga dihadiri Kepala SPPG Watu Bonang, Risya Khul Khasanah S.e sebagai bentuk koordinasi sekaligus penguatan sinergi antar dapur layanan gizi di Ponorogo.
Inovasi yang dilakukan SPPG Galak Slahung diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelola SPPG lainnya dalam menghadirkan menu bergizi yang variatif, berkualitas, dan mampu meningkatkan minat makan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.(niel/ton)












