Wujud Kepedulian Nyata dengan Masyarakat, Paguyuban Kader Kesehatan Bendo Lakukan Home Visit Lansia

Kader Kesehatan Kecamatan Bendo, Magetan saat melakukan Home Visit ke rumah Lansia di Desa Duwet.(Daniel/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Paguyuban Kader Kesehatan Kecamatan Bendo melaksanakan kegiatan home visit atau kunjungan rumah kepada lansia yang tidak dapat hadir ke Posyandu. Kegiatan berlangsung di dua desa, yakni Desa Duwet dan Desa Bendo, Kabupaten Magetan, Jumat (8/5/2026).

Program ini menjadi bentuk pelayanan jemput bola bagi kelompok rentan sekaligus memperkuat peran kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala Puskesmas Bendo, dr. Arif Ilhamdhi, menyampaikan bahwa kegiatan home visit merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bersama kader kesehatan sebagai mitra pelayanan di tingkat masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan. Paguyuban kader kesehatan adalah mitra kami di masyarakat sebagai wujud pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kader kesehatan berperan aktif dalam menemukan berbagai persoalan kesehatan sekaligus kondisi sosial yang ada di lingkungan warga.

“Masyarakat melalui forum kader ini bergerak di bidang kesehatan untuk menemukan permasalahan kesehatan, bahkan juga kondisi sosial masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kunjungan rumah dilakukan bagi warga yang memiliki keterbatasan sehingga tidak dapat datang langsung ke fasilitas kesehatan.

“Melalui home visit ini, kader melihat langsung kondisi sasaran di lingkungannya sehingga kita memperoleh data yang lebih lengkap, baik masalah kesehatan maupun sosial yang mereka hadapi,” imbuhnya.

Sementara itu, Pembina Paguyuban Kader Kesehatan Kecamatan Bendo, Juwita Ratnasari, menjelaskan bahwa paguyuban kader memiliki kegiatan rutin setiap bulan sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan informasi kesehatan.

“Paguyuban kader ini memang ada pertemuan setiap bulan. Di situ kegiatannya banyak, mulai pemeriksaan kesehatan, senam, arisan hingga tabungan,” tuturnya.

Ia mengatakan, forum bulanan tersebut juga menjadi sarana penyampaian informasi kesehatan dari masing-masing desa.

“Kader ingin berkumpul bersilaturahmi setiap bulan. Jika ada informasi kesehatan di desa masing-masing, akan disampaikan di sana,” lanjutnya.

Juwita menyebutkan, kegiatan paguyuban kader kesehatan telah berjalan selama delapan tahun dan terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Selama perjalanan delapan tahun ini, kader berinisiatif membuat kegiatan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Para kader menggalang infak setiap pertemuan secara sukarela. Infak tersebut kemudian kami kumpulkan dan dibelikan paket sembako,” jelasnya.

Melalui kegiatan home visit, kader tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan bantuan sosial kepada warga yang dikunjungi.

“Saat home visit selain pemeriksaan kesehatan, kami juga meninggalkan tali asih berupa paket sembako yang berasal dari infak teman-teman kader,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Duwet, Kecamatan Bendo, Agung Sugiarno, menyampaikan apresiasi kepada kader kesehatan atas kepedulian terhadap masyarakatnya.

“Kami atas nama Pemerintah Desa mengucapkan banyak terima kasih kepada kader kesehatan Kecamatan Bendo yang sudah peduli kepada masyarakat kami melalui pengecekan kesehatan dan pemberian sembako,” ungkapnya.

Ia juga berharap koordinasi antara berbagai pihak, khususnya dalam pendataan bantuan sosial, dapat semakin diperkuat.

“Harapan kami ke depan koordinasi harus lebih baik. Karena yang paling mengetahui kondisi masyarakat adalah Pemerintah Desa, bukan tim survei dari luar,” tegasnya.

Melalui kegiatan home visit ini, sinergi antara tenaga kesehatan, kader, dan pemerintah desa diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif serta menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.(niel/ton)

Tinggalkan Balasan