Inovasi Kreatif Bank Sampah Delima, Ubah Limbah Botol Plastik Jadi Sofa Cantik

Pelatihan Pembuatan Sofa Botik BSSJ Magetan di Bank Sampah Delima Desa Balegondo Ngariboyo.(Anton/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Upaya kreatif untuk mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan produk bernilai ekonomi dilakukan oleh warga di Desa Balegondo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Bank Sampah Delima, yang berlokasi di RT 03 RW 02, menggelar pelatihan pembuatan Sofa Botik (Sofa dari Botol Plastik) dengan menggandeng Bank Sampah Sapu Jagad (BSSJ) sebagai narasumber, Sabtu (20/6/2026).

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu setempat. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajarkan teknik memanfaatkan limbah botol plastik bekas menjadi perabotan rumah tangga yang fungsional dan estetis.

Proses pembuatan sofa ini memanfaatkan botol plastik bekas yang diisi dengan potongan limbah plastik, seperti bungkus kopi, yang telah digunting kecil-kecil. Setiap botol diisi hingga mencapai berat kurang lebih 1 kilogram agar kokoh saat disusun menjadi struktur sofa.

“Harapan ke depannya, ibu-ibu ini bisa membuat sofa dari botol bekas sendiri. Jadi tidak perlu membeli dengan harga mahal,” ujar Supriyani satu pengelola Bank Sampah Delima.

Selain membuat sofa dari limbah, Bank Sampah Delima juga aktif mengolah berbagai potensi alam dan limbah lainnya menjadi produk UMKM yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi manisan pepaya, sirup mengkudu untuk menurunkan tensi, hingga pengolahan daun kelor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan desa dalam menghadapi lomba Desa Berseri tingkat RT yang akan berlangsung pada Senin mendatang

Sementara itu, Direktur BSSJ, Juli Kuswanto, SH selaku narasumber, menekankan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini bukan sekadar membuat barang kerajinan, melainkan untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Dengan mengolah limbah menjadi barang bernilai jual tinggi, diharapkan masyarakat dapat melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda,” imbuhnya.

Pelatihan serupa yang diinisiasi oleh BSSJ sendiri telah menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga luar Pulau Jawa seperti Kalimantan.(ton/red)

Tinggalkan Balasan