MAGETAN (Lensamagetan.com) – GOR Ki Mageti dipadati ribuan siswa dan orang tua dalam gelaran Wisuda Akbar Magetan Menghafal Tahfidz Juz ‘Amma Angkatan ke-3, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata geliat pendidikan keagamaan di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang terus menunjukkan tren positif.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.041 siswa dari seluruh penjuru Kabupaten Magetan sukses menuntaskan hafalan Juz 30. Jumlah ini melonjak tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 700 peserta.
Ketua KKG PAI Kabupaten Magetan, Tafsirul Anam, M.Pd., menyebut capaian ini sebagai lonjakan luar biasa dalam tiga tahun terakhir pelaksanaan program.
“Ini tahun ketiga. Tahun pertama sekitar 400 peserta, tahun kedua 700, dan sekarang tembus 1.041 siswa. Alhamdulillah meningkat drastis,” ungkapnya.
Ia menegaskan, seluruh peserta merupakan siswa SD yang telah menyelesaikan hafalan Juz ‘Amma. Program tahfidz sendiri kini sudah menjadi bagian dari kegiatan di hampir seluruh sekolah dasar di Magetan.
“Setiap sekolah sudah punya program tahfidz. Di tingkat kecamatan berjalan, lalu kita satukan dalam wisuda akbar tingkat kabupaten seperti ini,” jelasnya.
Tak hanya siswa, ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) juga ikut ambil bagian. Sekitar 451 guru hadir mendampingi sekaligus memberikan dukungan moral kepada para peserta.
“Guru-guru kita libatkan semua untuk mensupport anak-anak. Ini bentuk kebersamaan dan semangat bersama,” tambahnya.
Menurutnya, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an di tengah kesibukan belajar.
“Menghafal itu tidak mudah. Butuh fokus, disiplin, dan membagi waktu. Maka hari ini kita beri apresiasi, anak-anak didampingi orang tua, agar bisa melihat hasil perjuangannya,” tuturnya.
Antusiasme peserta dan dukungan penuh dari orang tua menjadi energi tersendiri dalam menyukseskan kegiatan ini. Wisuda akbar ini sekaligus mempertegas komitmen Magetan dalam mencetak generasi Qur’ani sejak usia dini.
Dengan capaian yang terus meningkat setiap tahun, Magetan Menghafal diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan generasi religius, berakhlak, dan berprestasi di masa depan.(niel/red)












