Batik Prodo Bernuansa Emas Bawa Angela Curi Perhatian di Fashion Show HUT Ke-80 SMPN 1 Magetan

Angela Christiani, siswi kelas 7B SMPN 1 Magetan, tampil percaya diri mengenakan busana Batik Prodo bernuansa emas dalam Fashion Show peringatan HUT ke-80 SMPN 1 Magetan di panggung Air Mancur timur Pasar Baru Magetan.(Daniel/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Gemerlap busana bernuansa emas bukan satu-satunya hal yang membuat Angela Christiani menjadi perhatian dalam Fashion Show peringatan HUT ke-80 SMPN 1 Magetan, Minggu (6/9/2026).

Di panggung Air Mancur timur Pasar Baru Magetan, siswi kelas 7B itu menunjukkan keberanian tampil di hadapan ratusan penonton. Dengan balutan Batik Prodo berwarna gold, Angela berjalan dengan penuh percaya diri mengikuti setiap rangkaian penampilannya.

Busana yang dikenakannya merupakan pilihan sang ibu, Fitri Astuti. Warna emas dipilih bukan tanpa alasan. Postur tubuh Angela yang tinggi dinilai cocok dengan model dan warna busana tersebut, sehingga memberikan kesan anggun sekaligus elegan.

Fashion show kali ini mengangkat tema “Batik Bebas 3B (Brain, Behavior, Beauty)”. Bagi Angela, tema tersebut menjadi kesempatan untuk tidak hanya mengenalkan keindahan batik, tetapi juga melatih keberanian serta kepercayaan diri.

Persiapannya pun dilakukan dalam waktu relatif singkat. Selama sekitar satu pekan, Angela menjalani latihan untuk mempersiapkan diri sebelum akhirnya tampil di hadapan publik.

“Proses latihannya sekitar tujuh hari. Ini menjadi pengalaman fashion show kedua yang pernah saya ikuti,” ujar Angela saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Pengalaman kedua tersebut tampaknya cukup untuk membuat Angela semakin terbiasa berada di atas panggung. Tak terlihat keraguan ketika dirinya harus berjalan, bergaya, dan menjadi pusat perhatian.

Bagi orang tua Angela, Fitri Astuti, keberanian putrinya mengikuti kegiatan tersebut merupakan pengalaman positif. Menurutnya, tampil di depan banyak orang dapat menjadi sarana bagi Angela untuk menambah wawasan sekaligus membangun rasa percaya diri sejak usia sekolah.

Tetapi Angela ternyata mempunyai sisi lain yang jauh berbeda dari dunia fashion.

Ketika tidak berada di atas catwalk, ia justru menikmati aktivitas di dapur. Berbagai kue dan cookies mampu dibuatnya secara mandiri, meski kemampuan tersebut tidak diperoleh melalui kursus khusus.

“Dia sangat pintar bikin kue dan cookies secara otodidak. Belajarnya cuma dari menonton tayangan MasterChef,” ungkap Fitri tersenyum.

Menariknya, kemampuan berjalan di panggung maupun keterampilan membuat kue ternyata bukanlah bidang yang ingin dijadikan tujuan utama Angela ketika dewasa.

Ada cita-cita lain yang jauh lebih besar yang kini disimpannya.

Angela ingin menjadi Polisi Wanita atau Polwan. Bukan sekadar menjadi anggota Polri, ia bahkan telah memiliki gambaran jalur pendidikan yang ingin ditempuh, yakni Akademi Kepolisian (Akpol).

Impian tersebut rupanya bukan keinginan yang baru muncul. Sang ibu menyebut cita-cita menjadi Polwan Akpol sudah dimiliki Angela sejak dahulu.

“Dari dulu cita-citanya memang ingin jadi Polwan Akpol. Semoga diridhoi Tuhan,” tambah Fitri mengamini impian sang buah hati.

Di usia yang masih belia, Angela memang tengah mencoba berbagai pengalaman. Fashion show memberinya ruang untuk tampil percaya diri. Aktivitas membuat kue mengasah kreativitas dan kemandiriannya. Sementara sekolah menjadi tempat untuk terus mengembangkan pengetahuan dan karakter.

Semua pengalaman itu menjadi bagian dari proses tumbuh seorang anak dalam mengenali kemampuan sekaligus membangun keberanian mengejar cita-cita.

Hari itu, Angela mungkin hanya tampil beberapa menit di atas panggung. Namun, penampilannya membawa cerita yang lebih panjang tentang keberanian seorang siswi SMP untuk keluar dari zona nyaman, tentang dukungan orang tua, dan tentang sebuah mimpi menjadi Polwan Akpol yang ingin diwujudkannya kelak.

Dari Batik Prodo bernuansa emas, Angela bukan hanya memperlihatkan pesona. Ia juga memperlihatkan bahwa di balik sosok remaja yang anggun di atas panggung, tersimpan mimpi besar yang sedang perlahan ia perjuangkan.(niel/red)

Tinggalkan Balasan