MAGETAN (Lensamagetan.com) – Untuk membentengi tata kelola keuangan sekolah dari risiko hukum, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Kabupaten Magetan menggelar penyuluhan advokasi hukum. Agenda yang berlangsung di SMK PSM 2 Takeran pada Kamis (16/4/2026) ini menghadirkan pakar hukum dari Kejaksaan Negeri Magetan sebagai narasumber utama.
Kegiatan strategis ini menyasar para kepala sekolah, bendahara, hingga tenaga pendidik. Fokus utamanya adalah memperkuat pemahaman mengenai administrasi yang akuntabel, mengingat sensitivitas pengelolaan dana pendidikan yang bersumber dari negara.
Ketua MKKS SMK Swasta Magetan, S. Agus Triyono, S.Pd, M.Si, M.H, mengungkapkan bahwa edukasi hukum ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali.
“Ini adalah gelaran kedua kami. Tujuannya jelas: belajar hukum. Sekolah tidak hanya bertugas mengasah akademik siswa, tapi juga wajib membentuk karakter integritas bagi kepala sekolah, bendahara, dan gurunya,” tegas Agus di sela acara.
Agus menekankan bahwa sekolah saat ini berdiri di atas dua tanggung jawab besar: sebagai lembaga edukasi dan sebagai pengelola anggaran negara. Keduanya menuntut pertanggungjawaban administratif yang presisi.
Beberapa poin krusial yang ditekankan dalam advokasi ini antara lain memastikan penyusunan laporan keuangan tepat sasaran dan transparan. Mengantisipasi kesalahan administratif yang bisa berujung pada konsekuensi pidana dan menyadari bahwa seluruh dana yang dikelola adalah bantuan pemerintah yang diaudit secara ketat.
“Kami ingin pihak sekolah mampu menyusun laporan tanpa celah. Dana pemerintah memiliki risiko hukum tinggi jika terjadi kelalaian, meski itu tidak disengaja. Itulah mengapa pemahaman regulasi menjadi harga mati,” tambahnya.
Melalui forum ini, MKKS berharap tercipta ruang diskusi yang sehat antara praktisi pendidikan dan aparat penegak hukum (APH). Dengan adanya sinergi ini, potensi pelanggaran hukum diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini (early warning system).
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa SMK Swasta di Magetan berkomitmen penuh untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang bersih, transparan, dan taat hukum.(ton/red)












