Diresmikan Bupati, RSUD dr Sayidiman Mulai Gunakan Generator Oksigen

  • Bagikan
Bupati Magetan, Suprawoto Saat Meresmikan Generator Oksigen di RSUD dr Sayidiman Magetan.(Daniel/Lensa Magetan)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Tingkatkan mutu dan pelayanan kepada masyarakat, dan antisipasi terjadinya kelangkaan oksigen, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan resmi mulai menggunakan Generator Oksigen (Genok), Kamis (13/01).

Peresmian Generator Oksigen tersebut secara langsung diresmikan oleh Bupati Magetan Suprawoto bersama Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti didampingi oleh Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan drg. Ratnawati dan juga seluruh jajaran Forkopimda Magetan.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pembangunan Generator Oksigen di RSUD dr Sayidiman ini merupakan salah satu upaya Pemkab Magetan untuk mengantisipasi kekurangan pasokan oksigen disaat terjadi pandemi seperti tahun lalu, dimana oksigen sangat dibutuhkan oleh banyak pasien RSUD dr Sayidiman.

“Generator oksigen ini adalah bentuk antisipasi kita, mengingat kejadian Covid-19 kemarin yang sangat menakutkan, bahkan mungkin keluarga kita ada yang jadi korban. Maka dari itu, menurut saya nyawa masyarakat itu adalah hal yang sangat prioritas, apalagi kita sebagai pejabat publik,” kata Bupati Magetan Suprawoto, Kamis (13/01).

Sementara itu, ditempat yang sama Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan drg. Ratnawati menambahkan, Generator Oksigen (Genok) yang sudah dibangun RSUD dr Sayidiman ini bisa memproduksi oksigen hingga 30 m³ dalam satu jam, dimana jika dalam satu hari mencapai 270 m³.

“Ini sudah sentral oksigen, jadi bisa langsung di supplay ke ruangan-ruangan. Sebenarnya apabila Generator Oksigen ini on terus, kita sudah bisa mencukupi kebutuhan oksigen untuk pasien, dimana setiap harinya RSUD dr Sayidiman ini membutuhkan pasokan oksigen antara 300 sampai 400 m³,” jelasnya.

Disamping itu, Dokter Ratnawati juga berharap dengan diresmikannya Generator Oksigen di RSUD dr Sayidiman Magetan ini, kedepannya pelayanan di RSUD bisa semakin lebih baik. Kemudian nantinya RSUD dr Sayidiman bisa mencukupi sendiri kebutuhan oksigen tanpa ada lagi pihak ketiga yang mensuplay.

“Mungkin suatu saat nanti kita bisa mandiri, jadi apabila pasokan berhenti kita masih bisa jalan. Atau kita bisa jalan dua-duanya, sehingga mengurangi pasokan dari pihak ketiga,” tutupnya.(niel/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KALENDER-WISATA-1
error: