MAGETAN (Lensamagetan.com) – Pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Magetan kembali bergulir lewat perhelatan Pekan Pasar Rakyat Magetan (PPRM). Berlokasi di kawasan GOR Ki Mageti, agenda tahunan ini hadir sebagai pusat pameran produk lokal, integrasi layanan birokrasi, sekaligus sarana rekreasi bagi warga setempat.
PPRM tidak hanya menjadi simbol perayaan daerah, tetapi juga difungsikan sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama jajaran instansi pemerintahan tampak memadati area pameran untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
Bupati Magetan, Bunda Nanik, menegaskan bahwa gelaran ini difokuskan untuk mendorong daya saing produk lokal. Menurutnya, momentum perayaan HUT daerah harus membawa dampak finansial nyata bagi para pelaku usaha di tingkat akar rumput.
“PPRM hadir sebagai perpaduan tradisi dan hiburan warga. Lewat agenda ini, kita ingin kemeriahan HUT daerah dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus memberikan dorongan ekonomi bagi UMKM agar semakin mandiri dan berkembang,” terangnya saat meresmikan kegiatan.
Konsep yang diusung dalam PPRM kali ini menggabungkan tiga fungsi utama yakni:
Pemberdayaan Produk Lokal: Stan pameran menampilkan aneka kuliner khas, kriya, serta ragam produk olahan kreatif hasil karya warga Magetan.
Kemudahan Akses Layanan: Sejumlah dinas dan BUMD menyediakan layanan jemput bola, mulai dari pengurusan dokumen kependudukan, perizinan usaha, hingga pembayaran retribusi daerah di satu lokasi.
Panggung Seni dan Hiburan: Arena panggung utama menyajikan seni pertunjukan budaya tradisional dan hiburan musik lokal yang dijadwalkan tampil setiap malam.
Pemerintah Kabupaten Magetan mengantisipasi lonjakan arus pengunjung sepanjang penyelenggaraan PPRM. Transaksi ekonomi yang tercipta selama acara berlangsung diharapkan mampu menyumbang perputaran uang hingga ratusan juta rupiah sekaligus memperkuat kalender pariwisata daerah.(ton/red)












