Sambut Datangnya Bulan Suro, Pemdes Durenan Gelar Wayang Kulit di Makam Eyang Ronggo Galih

Pagelaran Seni Wayang Kulit di Makam Eyang Ronggo Galih dalam rangka menyambut Bulan Muharam atau Suro.(Daniel/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Dalam rangka menyambut bulan Muharam, Pemerintah Desa (Pemdes) Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan mengadakan acara syukuran dengan menggelar pertunjukan wayang kulit, Selasa (9/7/2024).

Acara yang berlangsung meriah ini diadakan di halaman Makam Eyang Ronggo Galih dan dihadiri oleh Kadisbudpar Magetan, Joko Trihono, Forkopimca Sidorejo, segenap perangkat Desa Durenan dan seluruh warga desa.

Pertunjukan wayang kulit, yang merupakan salah satu kesenian tradisional Jawa, dipilih sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal. Dalang terkenal, Ki Alex Budi Sapto Utomo, memimpin pertunjukan dengan membawakan cerita “Pandowo Nyawiji”.

Kepala Desa Durenan, Puryono, menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga sebagai upaya untuk melestarikan budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur.

“Melalui pertunjukan wayang kulit ini, kita berharap dapat mempererat silaturahmi antar warga dan memperkuat rasa kebersamaan dalam menyambut bulan Muharam,” ujarnya.

Acara rutin yang digelar setiap tahun oleh Pemdes Durenan disaat bulan Muharram sangat diminati oleh masyarakat sekitar. Ratusan masyarakat berbondong-bondong memenuhi halaman Makam Eyang Ronggo Galih untuk menyaksikan wayang tersebut.

“Tasyakuran ini acara rutin yang kita laksanakan dan untuk tanggalnya tidak menentu karena kita juga minta usulan dan persetujuan dari masyarakat,” imbuhnya.

Selain sebagai hiburan, pertunjukan wayang ini juga diharapkan dapat menjadi media edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya bangsa.

“Kami berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan setiap tahun, agar generasi muda kita tidak melupakan budaya dan tradisi yang kita miliki,” tandasnya.(niel/red)

Tinggalkan Balasan