Unesa Magetan Bawa Dampak Positif, 882 Mahasiswa Lokal Kuliah dan 21 Guru Raih Beasiswa S2-S3

Gerbang Kampus Unesa 5 Magetan.(Ist/Lensamagetan.com)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Kehadiran Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan dampak nyata. Tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat lokal, keberadaan kampus tersebut juga turut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dampak tersebut salah satunya dirasakan oleh mahasiswa asal Magetan yang kini dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah.

Kenny, salah satu mahasiswa asal Magetan, mengaku keberadaan Kampus Unesa Magetan memberikan kemudahan bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Menurut saya, adanya Unesa di Magetan sangat membantu mahasiswa dari daerah. Kami bisa kuliah di kampus negeri tanpa harus jauh-jauh meninggalkan Magetan. Selain lebih dekat dengan keluarga, biaya hidup juga lebih terjangkau,” ujar Kenny.

Menurutnya, keberadaan Unesa di Magetan juga memberikan pilihan baru bagi lulusan SMA sederajat yang sebelumnya harus mempertimbangkan biaya apabila ingin melanjutkan pendidikan ke kota-kota besar.

“Bagi kami, ini kesempatan yang sangat baik. Tidak harus ke Surabaya atau kota lain untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Magetan, Sukadi, menyebut jumlah mahasiswa asal Magetan yang menempuh studi di Kampus Unesa Magetan terus mengalami peningkatan.

“Untuk angkatan tahun 2024 dan 2025 saja, tercatat sudah ada 882 mahasiswa asal Magetan yang menempuh studi di Unesa Kampus Magetan,” ujar Sukadi, Rabu (22/7/2026).

Ia menambahkan, pendataan mahasiswa baru tahun ajaran 2026 masih terus berjalan. Namun, berdasarkan estimasi sementara, jumlah mahasiswa baru asal Magetan diperkirakan kembali mencapai ratusan orang.

Dampak keberadaan Unesa di Magetan juga tidak hanya dirasakan pada jenjang pendidikan sarjana. Peningkatan kualitas tenaga pendidik turut menjadi salah satu manfaat dari keberadaan kampus tersebut.

Sukadi mengungkapkan, pada tahun 2026 terdapat 21 guru di Magetan yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3 di Unesa.

“Tahun 2026 ini ada 21 guru di Magetan yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi S2 dan S3 di Unesa,” jelasnya.

Menurut Sukadi, peningkatan kualifikasi akademik para guru tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Selain sektor pendidikan, meningkatnya jumlah mahasiswa juga mulai memberikan efek terhadap perekonomian masyarakat sekitar kampus.

Sejumlah sektor usaha seperti rumah kos, warung makan, jasa transportasi hingga percetakan turut mendapatkan peluang dari meningkatnya aktivitas mahasiswa.

Keberadaan Kampus Unesa Magetan pun dinilai menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Ke depan, sinergi antara sektor pendidikan, pariwisata dan potensi pertanian diharapkan mampu memperkuat posisi Magetan sebagai daerah yang memiliki daya saing, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM.(nie/red)

Tinggalkan Balasan