Budaya  

Haul Gubernur Soerjo Dilanjutkan Sarasehan Budaya Sumberdodol Visual Art G20 -2022

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Sasa saat membuka acara Sarasehan Budaya dalam Sumberdodol Visual Art G20 -2022.(Daniel/Lensa Magetan)

MAGETAN (Lensamagetan.com) – Masih dalam serangakaian Haul Gubernur Soerjo Tahun 2022. Sumberdodol Visual Art G20 – 2022 menjadi kegiatan lanjutan yang diadakan di angkringan bara di Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Senin (14/11/2022).

Dalam acara Sumberdodol Visual Art tersebut, terdapat acara Sarasehan Budaya yang di moderator oleh Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur, Aris Rahman, dengan tiga narasumber yakni Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Jawa Timur Eko Suwargono, Budayawan Taufik Rahzen dan penggagas Monumen Antroposen Yogyakarta asal Jerman Franziska Fennert.

Hadir dalam dan membuka kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Sasa, yang dihadiri juga Kepala Disparbud Magetan Joko Trihono dan puluhan undangan lainnya.

Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Jawa Timur Eko Suwargono, mengatakan Gubernur Soerjo punya peran yang sangat strategis dalam kemerdekaan Indonesia. Sehingga bisa menjadi spirit para generasi penerus dalam menjaga bangsa.

“Inilah spirit kita, sehingga festival ini tidak hanya menampilkan seni kebudayaan dan lainnya saja, tapi juga untuk membangun spirit kita dalam menjaga kemerdekaan,” ujarnya.

Yang perlu diingat lagi, menurut Eko, Gubernur Soerjo juga sudah menyumbangkan tenaga dan gagasannya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia, bahkan sampai mengorbankan nyawanya.

“Gubernur Soerjo ini sudah menyumbangkan tenaga dan gagasannya untuk kemerdekaan. Bahkan sampai Beliau meninggal karena di seret orang yang tidak dikenal di daerah Ngawi,” imbuhnya.

Eko berharap, dengan adanya serangkaian acara festival Gubernur Soerjo ini banyak melahirkan solusi-solusi untuk kebaikan bangsa Indonesia.

Sebagai informasi, Sumberdodol Visual Art G20 – 2022, merupakan agenda lanjutan dari serangkaian Haul Gubernur Soerjo Tahun 2022. Dimana dalam acara itu diawali dengan kegiatan senam bersama dan penanaman pohon, melukis kanvas 25 meter, Sarasehan budaya,pertunjukan reog,pemutaran film, performance art dan juga pameran produk unggulan.(niel/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *